Air Jernih Belum Menjamin Aman, Dinkes Ingatkan Risiko Pencemaran

Redaksi
A-AA+A++

habanusantara.net – Air yang digunakan sehari-hari di rumah tidak cukup hanya terlihat jernih. Air juga harus aman dari pencemaran dan memenuhi standar kesehatan karena digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari minum, memasak, mandi, mencuci tangan hingga membersihkan peralatan makan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nurjannah, SKM., MKM., mengatakan penggunaan air yang aman menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan keluarga.

Baca juga : Dinkes Banda Aceh Bekali Nakes Cara Dampingi Keluarga Merawat Lansia

Menurutnya, air yang memenuhi standar kesehatan dapat membantu mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan lingkungan, seperti diare, tifoid, hepatitis A hingga infeksi kulit.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar untuk menjaga kesehatan keluarga,” kata Nurjannah, Sabtu (19/9/2026).

Ia menjelaskan, air yang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari memiliki sejumlah ciri, antara lain jernih, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa.

Namun, kondisi fisik tersebut bukan satu-satunya ukuran. Air juga harus bebas dari pencemaran limbah maupun bahan kimia berbahaya serta memenuhi standar kualitas air sesuai ketentuan kesehatan.

Sumber air juga perlu diperhatikan. Masyarakat dianjurkan menggunakan air yang berasal dari sumber terlindungi atau air yang telah melalui proses pengolahan secara aman.

Nurjannah mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati apabila kualitas air yang digunakan di rumah diragukan. Khusus untuk air minum, air dapat direbus hingga mendidih sebelum dikonsumsi.

Sebab, penggunaan air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari diare dan muntaber, tifoid, hepatitis A, hingga penyakit kulit dan infeksi mata.

Pada anak-anak, infeksi yang terjadi berulang akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat juga dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan, termasuk stunting.

Karena itu, menjaga kualitas air tidak hanya penting saat air akan diminum. Kebersihan sumber dan pengelolaan air juga perlu diperhatikan dalam aktivitas sehari-hari agar keluarga terhindar dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah.

“Menjaga kualitas air merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit di tingkat keluarga,” ujarnya.[***]