Habanusantara.net – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan menghadirkan layanan optimal Tim Medis Public Safety Center (PSC) 119 selama pelaksanaan Banda Aceh Experience City Expo 2026 dan peringatan HUT ke-821 Kota Banda Aceh. Selama empat hari masa siaga, tim ini berhasil menangani puluhan kasus medis di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan pelayanan kesehatan disiagakan secara penuh sejak 19 hingga 23 April 2026. Tim PSC 119 ditempatkan untuk mengantisipasi berbagai potensi kondisi kegawatdaruratan medis yang dapat terjadi selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Selama empat hari tiga malam, tim kami siaga penuh memberikan respon cepat terhadap setiap laporan atau kejadian medis di lokasi kegiatan,” ujar Wahyudi.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Dinkes menurunkan armada ambulans dengan total 18 kali shift jaga. Setiap shift diisi tenaga medis profesional yang terdiri dari dokter, perawat, dan petugas emergensi terlatih. Mereka tidak hanya memberikan pertolongan pertama, tetapi juga melakukan stabilisasi pasien hingga rujukan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan.

Ambulans dan tim medis ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat keramaian, seperti Hotel Muraya, Hutan Kota Tibang, Lapangan Jasdam Neusu, Gedung AAC Dayan Dawood, serta Lapangan Blang Padang. Penempatan ini bertujuan memastikan jangkauan layanan yang cepat dan merata bagi masyarakat.
Selama pelaksanaan expo, Tim PSC 119 mencatat sebanyak 24 kasus medis yang ditangani. Dari jumlah tersebut, 11 pasien harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan karena membutuhkan penanganan lebih intensif. Sementara 13 pasien lainnya dapat ditangani langsung di lokasi melalui observasi dan tindakan medis tanpa perlu dirujuk.
Jenis kasus yang ditangani didominasi kondisi kegawatdaruratan ringan hingga sedang, seperti kelelahan, dehidrasi, serta cedera ringan akibat aktivitas di lokasi kegiatan. Seluruh penanganan dilakukan sesuai standar operasional prosedur layanan kegawatdaruratan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien.

Wahyudi menegaskan, kehadiran Tim PSC 119 menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran agenda besar kota tersebut. “Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan aman, termasuk dari sisi pelayanan kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, pelayanan ini juga menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan berskala besar yang melibatkan partisipasi publik secara luas.
Dengan kesiapsiagaan tim medis di lapangan, pelaksanaan Banda Aceh Experience City Expo 2026 dan peringatan HUT ke-821 Kota Banda Aceh pun berlangsung lancar, aman, dan tetap mengedepankan aspek kesehatan bagi seluruh pengunjung.[***]





