Habanusantara.net — Sabang dikenal dengan banyak wajah keindahannya. Dari legenda Titik Nol Kilometer, hingga terumbu karang Iboih yang memikat penyelam dari seluruh dunia, Pulau Weh seakan tak pernah kehabisan cara mencuri perhatian. Namun, tersembunyi di antara destinasi populernya, ada sebuah tempat yang menawarkan sensasi berbeda: lebih sunyi, lebih lembut, lebih personal. Tempat itu adalah Pantai Pasir Putih Sabang, sebuah bentang garis pantai indah yang terletak di Kecamatan Sukajaya.
Pantai Pasir Putih sering menjadi persinggahan pertama bagi wisatawan yang baru tiba. Letaknya yang hanya sekitar 22 menit perjalanan dari Pelabuhan Balohan menjadikan pantai ini seperti gerbang penyambut bagi siapa pun yang menapakkan kaki pertama kali di Sabang. Tidak perlu rute panjang atau akses sulit — pantai ini seolah ingin menunjukkan bahwa keindahan Sabang dimulai sejak langkah pertama.
Seperti namanya, pantai ini menawarkan bentangan pasir berwarna putih lembut yang nyaman diinjak meski tanpa alas kaki. Teksturnya halus, dan setiap langkah terasa seperti pijatan ringan dari alam. Air lautnya berwarna hijau toska — gradasi alami yang muncul dari perpaduan cahaya matahari dan kedalaman perairan dangkal di sekitarnya.
Tidak seperti beberapa pantai Sabang yang identik dengan aktivitas snorkeling, diving, atau wahana laut, Pantai Pasir Putih justru memberi ruang untuk mereka yang datang dengan misi sederhana: berdiam, mendengar, merasakan, dan menyembuhkan.




















