Habanusantara.net – Jika biasanya anak muda memilih kafe modern sebagai latar foto, di Banda Aceh ada lokasi yang menawarkan sesuatu yang jauh lebih bernilai: perpaduan sejarah, cinta, dan keindahan arsitektur kuno. Tempat itu adalah Taman Putroe Phang, sebuah kawasan hijau bersejarah yang kini menjadi salah satu spot foto paling ikonik dan instagramable di Ibu Kota Provinsi Aceh.
Berdiri sejak era kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam (1607–1636), taman ini merupakan hadiah penuh cinta dari Sultan Iskandar Muda untuk permaisuri tercintanya, Putri Kamilah dari Pahang, yang sering disebut sebagai Putroe Phang. Tujuannya cukup sederhana namun sarat makna: agar sang permaisuri tetap merasa bahagia dan tidak kesepian saat Sultan disibukkan dengan urusan kerajaan.
Kini, setelah berabad-abad berlalu, nilai sejarah itu masih terasa kuat. Setiap sudut taman seolah menyimpan cerita masa lalu yang menyatu dengan aktivitas masyarakat modern.
Begitu memasuki kawasan taman, pengunjung akan langsung disambut oleh struktur megah berbentuk kubah yang dikenal sebagai Pinto Khop. Bangunan berarsitektur khas kerajaan Melayu-Islam ini menjadi titik utama yang paling sering diabadikan melalui lensa kamera.




















