Sabang

DPRK Sabang Suarakan Penambahan Operator Jasa Penyeberangan

×

DPRK Sabang Suarakan Penambahan Operator Jasa Penyeberangan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Sabang, Darmawan. Foto: (Dokumen pribadi).

Habanusantara.net – Sabang, yang terkenal sebagai kota wisata unggulan di Aceh, memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan harus senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada setiap wisatawan yang datang.

Pelayanan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyediaan tempat wisata yang menarik dan nyaman, kebersihan lingkungan yang terjaga, fasilitas penginapan yang memadai, hingga akses transportasi yang aman dan efisien.

Salah satu aspek penting dalam menunjang pariwisata di Sabang adalah transportasi laut. Saat ini, PT Pelayaran Sakti Inti Makmur merupakan satu-satunya perusahaan yang menyediakan layanan kapal cepat secara rutin antara Banda Aceh dan Sabang.

Keberadaan perusahaan ini sangat vital karena menjadi penghubung utama bagi wisatawan maupun masyarakat lokal untuk bepergian antar pulau dengan cepat dan nyaman.

Selain itu, pengembangan sektor pariwisata di Sabang juga perlu didukung oleh peningkatan kualitas layanan di pelabuhan, penambahan jadwal keberangkatan kapal untuk mengakomodasi lonjakan wisatawan, serta promosi destinasi wisata yang lebih agresif, baik melalui media digital maupun program kerja sama dengan agen perjalanan.

Dengan adanya dukungan infrastruktur transportasi yang handal dan pelayanan yang profesional, Sabang akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata favorit di Indonesia, tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kenyamanan dan kemudahan akses yang ditawarkan kepada setiap pengunjung.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, Darmawan mendorong agar pemerintah kota untuk menambah jumlah operator penyedia jasa penyeberangan laut dari dan ke Sabang.

“Langkah ini saya nilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan wisatawan di kota paling barat Indonesia itu,” kata Darmawan kepada Bithe.co, Kamis (30/10/2025).

Menurut Raja–sapaan Darmawan–sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh dan Indonesia, Sabang harus memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, mulai dari fasilitas wisata, kebersihan lingkungan, penginapan, hingga akses transportasi menuju pulau tersebut.

“Sabang tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tapi juga karena keramahan dan kemudahan aksesnya. Transportasi laut adalah pintu masuk utama ke Sabang, sehingga pelayanan di sektor ini harus optimal. Kita berharap ada lebih dari satu operator agar masyarakat dan wisatawan punya pilihan,” ujar politisi PBB itu.

Selama ini, kata Raja, PT Pelayaran Sakti Inti Makmur menjadi satu-satunya perusahaan yang melayani pelayaran kapal cepat rute Banda Aceh–Sabang dan sebaliknya.

Meskipun pelayanan yang diberikan selama ini tergolong baik, keberadaan satu operator dinilai belum cukup untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, terutama pada musim liburan dan perayaan nasional seperti Idul Fitri atau akhir tahun.

“Selama ini para wisatawan mengeluhkan keterbatasan jadwal dan tiket yang cepat habis pada periode tertentu. Selain itu, faktor cuaca dan kondisi teknis kapal kerap menyebabkan penundaan jadwal pelayaran, sehingga berdampak pada rencana perjalanan wisatawan maupun aktivitas masyarakat Sabang yang bergantung pada transportasi laut,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap pemerintah bisa membuka peluang bagi operator lain agar ada persaingan yang sehat. Dengan begitu, pelayanan bisa lebih baik, harga tiket bisa lebih kompetitif, dan penumpang lebih nyaman,” tambah anggota DPRK tersebut.

“Pemko Kota Sabang bersama Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dapat melakukan kajian mendalam terkait potensi investasi di sektor transportasi laut,” jelasnya.

Dorong PT ASDP Memastikan Pelayaran saat Cuaca Ekstrem

Tak hanya meminta perhatian pada kapal cepat, Raja juga menekankan agar PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan pelayaran dari dan ke Sabang tetap berjalan lancar, meskipun terjadi cuaca ekstrem.

Ia ingin memastikan bahwa operasional ASDP tidak terganggu oleh kondisi laut yang buruk, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Dengan keberadaan kapal feri Roro yang saat ini beroperasi, diharapkan pelayaran ke Sabang bisa tetap berlangsung meski kondisi laut sedang tidak bersahabat.

“Stabilitas dan ketepatan waktu pelayaran sangat krusial bagi masyarakat Sabang, mengingat sebagian besar kebutuhan pokok, bahan bangunan, dan pasokan logistik masih bergantung pada jalur laut dari Banda Aceh,” jelasnya.

Raja menjelaskan bahwa berbeda dengan kapal cepat yang lebih mudah terpengaruh gelombang tinggi, kapal feri memiliki daya tahan lebih baik terhadap cuaca buruk. Oleh karena itu, keberadaan kapal feri menjadi solusi strategis agar jalur transportasi laut tetap terbuka dan pasokan logistik tidak terputus.

“Kalau pagi ada gelombang tinggi, paling tidak ASDP bisa menjadwalkan kembali pelayaran di siangnya. Yang penting jangan sampai terhenti total, karena ini menyangkut kebutuhan pokok masyarakat di Sabang,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya fleksibilitas dan kesiapan operator pelayaran dalam menghadapi kondisi ekstrem. Raja berharap ASDP lebih proaktif dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dengan melakukan penyesuaian jadwal pelayaran dan memberikan informasi cepat serta akurat kepada masyarakat.

“Transparansi dianggap sangat penting agar masyarakat tidak kebingungan atau mengalami hambatan dalam aktivitas sehari-hari mereka,” kata Raja.

Raja juga mengingatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk terus berkoordinasi guna menjaga kelancaran arus logistik ke Sabang, terutama menjelang musim angin barat yang sering memicu gelombang tinggi di perairan Aceh. Sinergi antarinstansi dianggap kunci untuk memastikan distribusi bahan pokok dan kebutuhan penting masyarakat tidak terganggu.

“Intinya, jangan sampai suplai bahan pokok dan kebutuhan penting masyarakat Sabang terganggu. Kami berharap ASDP benar-benar memperhatikan hal ini dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar pelayanan tetap optimal,” tegas Raja.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Sabang

Habanusantara.net — Proyek pembangunan Mes Sabang yang berlokasi di kawasan Simpang Lima, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, dipastikan akan kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Sabang. Pembangunan gedung yang sempat mangkrak…

Sabang

Habanusantara.net – Wacana menjadikan Kota Sabang sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh tahun 2026 mulai mendapatkan dukungan luas. Salah satu dukungan kuat datang dari Dewan Perwakilan…

close