Tak Perlu Bawa Anak ke Kantor, Disdukcapil Banda Aceh Cetak KIA Lewat Sekolah

Redaksi
Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko menyerahkan KIA kepada Kepala TK Negeri 3 Lampulo di lingkungan sekolah tersebut. Kamis (22/10/2026). Foto/Kominfotik
Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko menyerahkan KIA kepada Kepala TK Negeri 3 Lampulo di lingkungan sekolah tersebut. Kamis (22/10/2026). Foto/Kominfotik
A-AA+A++

HABANUSANTARA.NET, — Orang tua di Banda Aceh kini bisa mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) tanpa harus membawa anak ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Melalui inovasi CERIA KIA, pengurusan dokumen dilakukan secara kolektif melalui sekolah.

Program tersebut telah memfasilitasi pencetakan dan penyerahan 52 KIA kepada murid TK Negeri 3 Lampulo, Kamis (22/10/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, bersama Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP), Yeva Emmilia, kepada pihak sekolah.

Heru mengatakan, CERIA KIA dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi dokumen administrasi kependudukan anak. Orang tua cukup melengkapi persyaratan berupa Kartu Keluarga (KK) dan pas foto ukuran 4×6, kemudian dokumen diproses oleh Disdukcapil.

“Melalui inovasi CERIA KIA, anak-anak tidak perlu dibawa oleh orang tuanya ke Kantor Disdukcapil. Cukup dengan melengkapi persyaratan berupa KK dan pas foto ukuran 4×6, KIA dapat kami cetak secara kolektif,” jelas Heru.

Menurutnya, pelayanan melalui sekolah membuat proses pengurusan lebih praktis karena orang tua tidak perlu datang langsung ke kantor Disdukcapil bersama anak-anak mereka.

Selain menghemat waktu dan tenaga, skema tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak anak memiliki identitas resmi sejak dini.

Penyerahan 52 KIA di TK Negeri 3 Lampulo menjadi bagian dari upaya Disdukcapil Banda Aceh memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan. Melalui inovasi CERIA KIA, pelayanan diharapkan semakin mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.[***]