Pemko Banda Aceh Terima Sapi Qurban Presiden Prabowo, Bobot Capai Hampir 1 Ton

*Akan di Didistribusikan Ke Gampong Minim Qurban

Redaksi
Sapi Qurban Presiden di Banda Aceh
Sapi Qurban Bantuan Presiden Untuk Warga Kota Banda Aceh
A-AA+A++

Habanusantara.net– Pemerintah Kota Banda Aceh menerima bantuan sapi qurban dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk perayaan Iduladha tahun ini. Sapi jenis simental dengan bobot mencapai sekitar 950 kilogram itu berasal dari peternak lokal di Gampong Ilie, Banda Aceh.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh, Iskandar mengatakan, proses peninjauan dan penetapan sapi qurban bantuan presiden telah dilakukan bersama pihak Sekretariat Kepresidenan RI, perwakilan pertanian, serta Dinas Peternakan Aceh.

“Di tahun ini kita juga mendapatkan bantuan hewan qurban dari Presiden RI Prabowo Subianto. Sapi tersebut diambil dari peternak Ramadhan di Gampong Ilie, Banda Aceh,” kata Iskandar, Jumat (22/5/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya hanya memfasilitasi proses pendampingan dan monitoring di lapangan. Sementara penetapan harga dilakukan langsung oleh panitia dari Sekretariat Kepresidenan RI bersama pemilik ternak.

“Sapi bantuan Presiden Prabowo itu berbobot lebih kurang 950 kilogram, jenis simental, dan dibeli dengan harga Rp83 juta,” ujarnya.

Menurut Iskandar, sapi qurban tersebut nantinya akan disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banda Aceh usai pelaksanaan Hari Raya Iduladha. Saat ini, pihaknya masih menunggu jadwal penyerahan resmi dari Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

“Daging qurban nantinya akan didistribusikan ke gampong-gampong yang jumlah hewan qurbannya masih kurang. Harapannya masyarakat, terutama warga dari desil 1 sampai 4, bisa menikmati daging qurban bantuan Presiden RI,” jelasnya.

Selain itu, Iskandar memastikan kondisi kesehatan sapi dalam keadaan baik dan layak konsumsi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif oleh petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ulee Kareng Banda Aceh.

“Petugas memastikan bahwa seluruh indikator klinis menunjukkan sapi dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penyakit menular, sehingga sangat layak dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” sebut Iskandar.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap sapi bantuan presiden dilakukan secara ketat agar hewan tetap sehat hingga hari penyembelihan.

“Kita benar-benar menjaga sapi bantuan presiden tersebut sehingga dalam keadaan sehat dan siap disembelih serta didistribusikan kepada masyarakat, khususnya di gampong yang jumlah hewan qurbannya sedikit,” pungkasnya.[Is]