DPRK: Banda Aceh Butuh Ruang Olahraga Aman untuk Lansia

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Zulkasmi, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh lebih serius menyediakan fasilitas olahraga yang ramah bagi lanjut usia (lansia). Ia menilai, kebutuhan tersebut semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dari tahun ke tahun.

Zulkasmi yang akrab disapa Keuchik Dun mengatakan, lansia membutuhkan ruang aktivitas yang aman dan nyaman agar tetap sehat secara fisik maupun mental. Menurutnya, fasilitas olahraga yang sesuai dengan kondisi usia lanjut bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

“Data dan berbagai hasil penelitian menunjukkan jumlah lansia terus bertambah. Ini harus menjadi perhatian pemerintah. Mereka perlu ruang untuk bergerak dan bersosialisasi agar tetap bugar dan produktif,” kata politisi Partai Demokrat itu di Banda Aceh, Senin (2/2/2025).

Baca juga : Marak Pengemis di Fasilitas Publik, DPRK Minta Satpol PP–WH Bertindak Tegas

Ia menyebutkan, saat ini masih banyak lansia di Banda Aceh yang aktif dan memiliki semangat berolahraga. Namun, keterbatasan sarana yang sesuai membuat aktivitas mereka kurang optimal. Karena itu, ia mendorong agar Pemko menghadirkan taman khusus lansia, jalur jalan kaki yang aman, alat olahraga ringan, hingga ruang senam lansia di setiap kecamatan.

Menurutnya, fasilitas tersebut bukan sekadar tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial. “Di sana mereka bisa bersilaturahmi, berbagi cerita, dan menjaga kesehatan mental. Ini penting untuk kualitas hidup di usia senja,” ujarnya.

Keuchik Dun juga menilai, penyediaan sarana olahraga lansia sejalan dengan upaya pemerintah menekan angka penyakit tidak menular yang kerap dialami kelompok usia lanjut. Dengan aktivitas fisik yang teratur, risiko penyakit dapat ditekan dan beban layanan kesehatan pun berkurang.

Lebih lanjut, ia mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk menyusun program olahraga rutin bagi lansia. Program tersebut, kata dia, bisa melibatkan puskesmas serta kader kesehatan di tingkat gampong agar pembinaannya berkelanjutan.

Baca juga : Jelang Ramadhan, DPRK Minta Tempat Bukber Siapkan Mushala Memadai

“Pemko harus hadir dengan kebijakan yang berpihak pada lansia. Mereka bagian penting dari masyarakat yang telah berjasa membangun kota ini,” tegasnya.

Zulkasmi yang mewakili daerah pemilihan Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng itu optimistis Banda Aceh berpeluang menjadi kota ramah lansia apabila fasilitas publik dirancang lebih inklusif.

“Kalau sarana memadai, lansia bisa tetap sehat, mandiri, dan bahagia. Ini investasi sosial jangka panjang bagi Banda Aceh,” pungkasnya.[***]