Bootcamp kali ini diikuti oleh 10 brand lokal terpilih yang akan menjalani proses kurasi dan penguatan kapasitas. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk, mulai dari kualitas tinggi, prinsip berkelanjutan, hingga tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Herly Marlina, yang mewakili Kadisbudpar Aceh, menyambut baik kegiatan ini. Ia menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif merupakan pilar penting dalam mewujudkan visi Aceh Kreatif, dengan industri fesyen, kuliner, dan kriya sebagai subsektor utama penyumbang ekspor nasional.














