Novi sangat menghargai fasilitas yang ramah bagi semua kalangan. “Jalan setapak untuk jogging sepanjang 500 meter itu nyaman sekali, bahkan mereka juga memikirkan jalan setapak yang ramah bagi kaum difabel. Itu menunjukkan Pemko Banda Aceh sangat inklusif dalam membangun ruang publik,” pujinya.
Lebih dari sekadar rekreasi, Salsa melihat Hutan Kota Tibang sebagai model pemberdayaan masyarakat yang sukses. Ia mengetahui bahwa sejak 2017, pemeliharaan kawasan ini melibatkan komunitas lokal Sahabat Hijau (SAHI) yang juga mengelola dana CSR BNI.





















