Meski bentuk penyelenggaraan kini semakin modern, nilai adat perkawinan Aceh tetap terjaga: penghormatan kepada keluarga, kesantunan dalam setiap tahapan, dan keyakinan bahwa pernikahan adalah ibadah yang harus dimuliakan. Tradisi…
Pada akhirnya, Pemulia Jame bukan sekadar tradisi. Ia adalah jati diri. Di tengah dunia yang serba cepat dan sering terasa dingin, masyarakat Aceh menjaga sebuah warisan yang membuat setiap orang…
Lebih dari sekadar masakan, Sie Reuboh adalah narasi kolektif masyarakat Aceh Besar tentang ketahanan, kreativitas, dan kasih sayang dalam dapur. Setiap suapan membawa pesan bahwa tradisi bukan hanya untuk dikenang,…
Dalam berbagai festival kuliner Aceh, Timphan selalu menjadi salah satu sajian yang dipamerkan. Pemerhati budaya dan komunitas kuliner turut mendorong generasi muda untuk terus melestarikannya. Bagi mereka, menjaga Timphan berarti…
Melalui Seumapa, masyarakat Aceh terus merawat kebersamaan, merawat doa, dan merawat akar budaya yang tak ternilai harganya. Sebuah ritual sederhana, tetapi menjadi penjaga harmoni dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.(Adv)…
Dari Tuwi Eumpeuk, ritme Dikee Pam terus hidup, mengalir menembus generasi, mengabarkan bahwa seni tradisi yang diciptakan 74 tahun lalu itu tetap menjadi denyut budaya Panga, Aceh Jaya. Sebuah…
Pada momen-momen perhelatan budaya Aceh, Tari Pho kini sering menjadi pembuka acara. Para penonton akan tersenyum melihat anak-anak menari sambil menyanyikan syair tradisional yang telah disesuaikan dengan konteks kekinian. Tetapi…
Pada akhirnya, bahasa Aceh adalah rumah bagi ingatan kolektif masyarakatnya. Selama masih ada yang menuturkan, mengajarkan, dan merayakannya, bahasa ini akan terus hidup sebagai identitas utama Tanah Rencong.(Adv) Baca…
Bahasa Gayo adalah warisan lisan yang tumbuh dari tanah tinggi, tetapi maknanya menembus batas geografis. Ia hadir sebagai jendela untuk memahami filosofi hidup masyarakat Gayo—kesederhanaan, kedekatan dengan alam, kebersamaan, dan…
Kerupuk mulieng bukan sekadar makanan ringan. Ia adalah cerita tentang ketekunan, tentang keluarga yang menggantungkan harapan pada lembaran kerupuk tipis, tentang perempuan-perempuan desa yang menjaga warisan kuliner agar tidak hilang…