“Sebagai orang Sigli yang biasa melihat pantai landai, Gua Sarang ini adalah pemandangan yang sama sekali baru. Begitu sampai di gerbang atas, pandangan laut biru kehijauan itu sudah bikin segar mata,” kata Afdal.
Namun, ia mengakui bahwa tantangan dimulai setelah membayar tiket. Untuk mencapai bibir gua dan tebing yang sebenarnya, pengunjung harus menaklukkan sekitar 159 anak tangga yang curam dan melanjutkan perjalanan menyusuri batu-batu karang sejauh 300 meter.
“Itu adalah perjuangan mini yang sebenarnya! Turunnya lumayan menguras tenaga, apalagi jalan di atas karang itu butuh fokus. Tapi begitu saya tiba di bawah, semua rasa pegal itu langsung hilang,” ujarnya sambil tersenyum.




















