HeadlineNasional

Wamenkominfo: Identitas Digital Permudah Verifikasi Identitas dan Cegah Kejahatan Elektronik

×

Wamenkominfo: Identitas Digital Permudah Verifikasi Identitas dan Cegah Kejahatan Elektronik

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Komunikasi Dan Informatika Nezar Patria
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria

Habanusantara.net– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat implementasi layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan fokus utama pada integrasi aplikasi lintas kementerian dan lembaga serta penerapan identitas digital atau Digital ID.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing Indonesia dengan memperkuat digitalisasi sistem pelayanan publik dan menjamin hak pengguna.

“Salah satu layanan prioritasnya adalah layanan identitas digital terpadu yang memanfaatkan layanan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) sebagai penyedia digital ID yang federated,” jelas Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, dalam Diskusi Panel Perlindungan Konsumen 4.0: Implementasi Identitas Digital untuk Meningkatkan Keamanan Konsumen dalam Ekosistem Digital di Jakarta Pusat, Senin (03/06/2024).

Layanan identitas digital ini akan digunakan untuk memverifikasi data digital masyarakat yang mengakses layanan SPBE, termasuk portal nasional dengan menyesuaikan data dari Dukcapil. Hal ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik.

“Guna memudahkan masyarakat mengakses layanan SPBE, kami telah menyiapkan penggunaan identitas digital yang bisa terhubung dengan semua layanan publik yang telah terintegrasi,” ujar Wamen Nezar Patria.

Wamenkominfo menegaskan penggunaan identitas digital akan memberikan kemudahan akses terhadap layanan publik dan finansial dengan lebih cepat dan efisien.

Menurutnya, identitas digital memiliki peranan yang krusial dalam mempermudah verifikasi identitas dalam berbagai urusan administrasi.

“Misalnya menyalurkan program sosial pemerintah secara lebih efisien dan terjangkau, sampai memudahkan proses pelayanan publik, misalnya dalam soal administrasi pajak,” tuturnya.

Wamen Nezar Patria menyatakan implementasi identitas digital menjadi salah satu solusi mencegah terjadinya kejahatan dalam transaksi elektronik.

Menurutnya, digital ID dapat mengatasi kejahatan dalam transaksi elektronik karena adanya sistem verifikasi.

“Dengan digital ID bisa mengoptimalkan layanan SPBE demi menjamin hak-hak masyarakat sebagai pengguna maupun konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen,” tegasnya.

Acara Diskusi Panel Perlindungan Konsumen 4.0 ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara Sulistyo, Kepala Badan Ekonomi dan Finansial Teknologi Kamar Dagang Indonesia Pandu Syahrir, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia Bobby Gafur Umar, dan Wakil Kepala Badan Ekonomi dan Finansial Teknologi Kadin Indonesia Marshall Pribadi.

Implementasi identitas digital merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik dan finansial. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.[]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: