Habanusantara.net, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, memberikan apresiasi mendalam terhadap kegiatan Anak Cinta Masjid yang diinisiasi oleh Gampong Mulia.
Kegiatan tersebut dianggap mampu memberikan motivasi bagi anak-anak untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid selama 40 hari berturut-turut.
Pernyataan tersebut disampaikan Farid Nyak Umar dalam pembukaan kegiatan Anak Cinta Masjid se-Kecamatan Kuta Alam atau Anak Mulia Subuh Berjamaah di Masjid Al-Mukaramah, Gampong Mulia. Menurutnya, masjid sebagai tempat pertemuan rutin umat Islam dalam melaksanakan shalat, harus menjadi pusat aktifitas dakwah dan pembinaan umat.
“Anak-anak hebat para pejuang subuh berjamaah ini akan mampu memberikan multiplier effect (efek berganda). Gerakan ini akan memotivasi para orang tua dan masyarakat untuk juga senantiasa memakmurkan masjid dengan ikut salat berjamaah di masjid,” ujar Farid Nyak Umar.
Dikatakan bahwa kegiatan Anak Cinta Masjid ini bertujuan untuk mendorong kesadaran dan kemauan anak-anak melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid selama 40 hari tanpa putus, sehingga sejak dini sudah menjadi sahabat masjid. Hal ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi Islam terbaik yang akan menjadi kebanggaan Aceh di masa mendatang.
Farid juga menegaskan bahwa menunaikan salat Subuh berjamaah di masjid menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam.
Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan pentingnya substansi salat Subuh berjamaah sejak dini agar menjadi kebutuhan hingga mereka dewasa.
Pada kesempatan tersebut, Kadis Syariat Islam Kota, Ridwan Ibrahim, menyatakan dukungan penuh dari Pemko Banda Aceh terhadap kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan implementasi syariat Islam di ibukota Provinsi Aceh.
Begitu pula dengan Ketua BKM Masjid Al-Mukarramah, Zulfikar Al-Zarqany, yang mengapresiasi dukungan penuh dari Ketua DPRK, Ustadz Farid Nyak Umar.
Kegiatan Anak Mulia Subuh Berjamaah perdana ini dihadiri oleh para pimpinan OPD, jajaran Kabid DSI, Kapolsek, Danramil Kuta Alam, para Keuchik, Ketua TPG, para Ketua BKM, serta Imam Gampong se-Kecamatan Kuta Alam, dan tokoh masyarakat Gampong Mulia.
Dengan antusiasme yang tinggi, para peserta berharap agar inovasi semacam ini dapat diterapkan di masjid-masjid lainnya di Kota Banda Aceh.[Adv]





