BeritaHeadlinePeristiwa

Senam ’Tolak Serangan Fajar’ Bersama KPK

×

Senam ’Tolak Serangan Fajar’ Bersama KPK

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh mengikuti Senam’Tolak Serangan Fajar’ bersama KPK. Foto: Humas Aceh

Habanusantara.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Bustami Hamzah, bersama para Asisten dan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh, Perwakilan Forkopimda Aceh, Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin, mengikuti Senam ‘Tolak Serangan Fajar’ bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di arena Car Free Day di kawasan Jalan T Daoed Beureueh, Minggu pagi 12 November 2023.

Sejak Kamis 9 November lalu, KPK telah menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2023, selain Roadshow Bus KPK, lembaga anti rasuah ini juga menggelar Pekan Raya UMKM Aceh, yang dipusatkan di Balee Meuseuraya Aceh.

Seluruh kegiatan tersebut diselenggarakan dalam upaya mensosialisasikan beragam kegiatan KPK, baik penindakan, pencegahan maupun sosialisasi dan pendidikan, serta mendukung kebangkitan UMKM pasca pandemi Covid-19.

Usai mengikuti senam pagi, Sekda Aceh mengakui beberapa upaya KPK cukup baik dalam upaya mensosialisasikan pencegahan korupsi. Salah satunya memperkenalkan senam baru kepada masyarakat, yaitu ‘Senam Tolak Serangan Fajar’ yang diluncurkan dalam rangka mencegah politik uang pada Pemilu 2024.

“Pemerintah Aceh tentu sangat mendukung berbagai sosialisasi pencegahan korupsi yang digaungkan KPK. Seperti tadi, KPK telah meluncurkan senam tolak serangan fajar,” kata Skeda.

“Ini tentu menjadi media kampanye yang cukup efektif untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghindari politik uang dalam menghadapi pemilu, sehingga Pemilu nantinya mampu menghasilkan pemimpin dan para legislator yang bersih dan berintegritas,” ujarnya.

“Kita tentu optimis, penyampaian materi anti korupsi yang laksanakan pada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan ini akan semakin menumbuhkan pemahaman dan semangat anti korupsi pada para peserta, sehingga meneguhkan semangat kita semua untuk terus menyatakan perang terhadap perilaku korupsi,” tambahnya.

Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin, juga mengaku terkejut dan bersemangat mengikuti senam ‘Tolak Serangan Fajar’ yang diluncurkan KPK. Amiruddin menegaskan dukungan dirinya serta seluruh jajaran terhadap upaya KPK dalam upaya mensosialisasikan budaya anti korupsi kepada masyarakat.

“Hari ini, apresiasi secara khusus kami sampaikan kepada KPK yang telah berpartisipasi pada CFD hari ini dengan menerjunkan langsung Bus KPK serta mensosialisasikan upaya pencegahan korupsi kepada para peserta CFD,” katanya.

“Kami seluruh jajaran Pemko Banda Aceh siap mendukung upaya sosialisasi pencegahan korupsi agar tumbuh pemahaman, kesadaran dan budaya anti korupsi di tengah-tengah masyarakat kita,” ujar Amiruddin.

Dia menjelaskan, sebagai upaya mendukung sektor UMKM, Pemko Banda Aceh akan kembali menggelar CFD secara rutin. Seperti diketahui, CFD sempat dihentikan karena pandemi Covid-19. Namun seiring dengan pencabutan sejumlah pembatasan, Pemko Banda Aceh akan kembali menggelar CFD rutin setiap Minggu pagi.

“Kami berkomitmen untuk kembali menggelar CFD secara rutin, tentu saja dengan dukungan para pemangku kebijakan terkait lainnya, termasuk perbankan. Tujuannya tentu saja untuk mendukung kebangkitan UMKM,” katanya.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada para pengunjung, mari kita berdayakan UMKM kita dengan membeli berbagai produk yang dijajakan selama kegiatan ini berlangsung. Jangan lupa, jaga kebersihan, dengan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelatihan KPK RI Dian Novianti, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme masyarakat Aceh dalam menyambut KPK serta partisipasi lembaga dan organisasi di aceh pada sejumlah kegiatan Roadshow Bus KPK Road to Hakordia 2023.

“Apresiasi kami kepada masyarakat Aceh yang telah sangat menyambut baik kehadiran Roadshow bus KPK. Di setiap kabupaten dan kota yang kami singgahi, sambutan masyarakatnya sangat antusias. Ini tentu membuktikan bahwa masyarakat Aceh sangat merindukan Aceh dan Indonesia yang bebas korupsi,” ujar Dian.

Pada kesempatan tersebut, Dian juga menjelaskan bahwa dalam aktifitasnya, KPK tidak semata fokus pada penindakan tetapi juga pencegahan dan pendidikan.

Dan, Roadshow Bus KPK yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2023 ini adalah salah satu upaya pencegahan dan pendidikan untuk menumbuhkan pemahaman dan semangat anti korupsi di tengah masyarakat.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close