Headline

Ketua DPR Palestina Syahid Setelah Israel Bom Gedung Parlemen

×

Ketua DPR Palestina Syahid Setelah Israel Bom Gedung Parlemen

Sebarkan artikel ini

*Hamas Berduka

Ahmed Bahr Meninggal Karena Luka lukanya Setelah Terkena Bom Israel arsip Prancis
Ahmed Bahr meninggal karena luka-lukanya setelah terkena bom Israel (Arsip Prancis)

Habanusantara.net – Hari ini, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) berduka atas kehilangan penjabat Ketua DPR (Dewan Legislatif Palestina), Ahmed Bahr, yang gugur syahid pada hari Jumat kemarin. Bahr mengalami cedera serius akibat pemboman Israel di Jalur Gaza beberapa hari sebelumnya.

Dalam pernyataan yang diterbitkan di Telegram, Hamas menyampaikan, “Bahr (Abu Akram) syahid setelah dia melihat adegan kebanggaan, kemenangan, dan kebanggaan tentara musuh Zionis, yang direkam oleh orang-orang Brigade Qassam dalam Pertempuran di Zionis. Banjir Al-Aqsa.”

Ahmed Bahr, anggota biro politik Hamas, lahir di Jalur Gaza pada tahun 1949. Sebagai wakil presiden pertama Dewan Legislatif Palestina, Bahr mengambil alih jabatan presiden setelah penangkapan ketua dewan, Aziz Dweik, di Tepi Barat yang diduduki.

Pada tanggal 13 November, tentara Israel dari unit Golani mengunggah foto mereka dari dalam markas besar Dewan Legislatif di Gaza, menampilkan barisan di platform dewan dengan bendera Israel. Foto tersebut diposting oleh pejabat Israel, termasuk Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, sebelum gedung tersebut diledakkan dua hari kemudian, seperti yang terlihat dalam video yang diposting oleh tentara Israel.

Meskipun foto tersebut diunggah dan gedung dihancurkan, tentara pendudukan tidak memberikan penjelasan resmi mengenai motif di balik pengeboman gedung yang merupakan salah satu simbol kedaulatan Palestina.

Hari ke-43 agresi Israel terhadap Gaza terus berlanjut, meninggalkan lebih dari 12.000 korban jiwa, puluhan ribu orang terluka, dan merusak banyak pemukiman, fasilitas vital, rumah sakit, dan masjid. Situasi ini membutuhkan tindakan segera dan efektif untuk mengutuk dan mengkriminalisasi kejahatan ini serta memberikan tekanan untuk menghentikan agresi pendudukan.[is]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: