PemiluPolitik

Ganjar Ingatkan Pendukung: Jaga Adab, Hindari Bully

×

Ganjar Ingatkan Pendukung: Jaga Adab, Hindari Bully

Sebarkan artikel ini
Calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo [Foto/instagram/RM.id]
Calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo [Foto/instagram/RM.id]

Habanusantara.net- Calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, mengingatkan para relawan dan pendukungnya untuk menjaga adab dalam mendukungnya menjelang Pilpres 2024.

Ganjar Pranowo menekankan pentingnya menghindari perilaku bully dan penyebaran hoaks. Ia berpendapat bahwa kedua hal tersebut bukanlah budaya bangsa yang seharusnya diterapkan dalam konteks politik.

“Kita diajari adab. Banyak sekali muncul para relawan, kelompok yang ‘Pak Ganjar kita dukung’. Ya sabar, satu, tetap jaga adat, tetap jaga adat, jangan mem-bully,” tegas Ganjar saat menghadiri acara silahturahmi dan safari budaya di Dining Hall Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan seperti dikutip dari RM.Id

Dalam interaksi dengan para hadirin, Ganjar memastikan pendukungnya tidak akan menyebarkan hoaks atau melakukan tindakan bully. Pertanyaan tersebut dijawab dengan serentak “setuju” oleh para hadirin yang hadir dalam acara tersebut.

Ganjar Pranowo percaya bahwa pendukungnya memiliki rasionalitas, data, dan fakta yang dapat disampaikan melalui cara yang baik dan bijak. Ia menitipkan pesan kepada para pendukungnya agar senantiasa mengedepankan nilai-nilai adab, akal sehat, nalar, dan budi pekerti yang baik dalam mendukungnya.

Selain itu, Ganjar juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa. Ia menyoroti perpecahan yang terjadi di masa lalu akibat perbedaan pilihan politik. Ganjar mengajak seluruh relawan dan pendukungnya untuk tidak terlalu memfokuskan diri pada perbedaan agama, kepercayaan, dan suku bangsa. Menurutnya, hal-hal tersebut perlu dihindari agar tercipta keharmonisan dalam masyarakat.

Ganjar Pranowo memberikan contoh sosok ulama seperti K.H. Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha sebagai teladan bagi seluruh relawan dan pendukungnya.

Ia mengapresiasi cara dakwah yang mereka sampaikan melalui media sosial, yang disampaikan dengan gaya yang asyik dan menunjukkan keindahan agama tanpa menimbulkan kemarahan.

Ganjar Pranowo berharap bahwa umat dapat menerima banyak hal baik dari dua ulama kharismatik tersebut, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kerukunan di Indonesia.

Ia menyebut bahwa terdapat banyak cerita inspiratif yang dapat diberikan dengan mengedepankan nilai-nilai ke-Indonesia-an dan kekayaan budaya nusantara.

Dengan ajakan ini, Ganjar Pranowo ingin membangun semangat solidaritas dan saling menghormati di kalangan pendukungnya serta di seluruh masyarakat Indonesia. Dia percaya bahwa dengan menjaga adab dan menghindari tindakan bully serta penyebaran hoaks, kita dapat membangun suasana politik yang lebih sehat dan bermartabat.

Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik seharusnya tidak memecah belah bangsa, tetapi harus menjadi kesempatan untuk saling menghargai dan memperkaya diskusi yang konstruktif.

Dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia, menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama, kepercayaan, dan suku bangsa adalah kunci keberhasilan dalam mencapai kemajuan bersama.

Selain itu, Ganjar Pranowo mengajak para pendukungnya untuk meneladani sosok ulama seperti Gus Mus dan Gus Baha dalam menyampaikan pesan dan dakwah. Ia menekankan bahwa dakwah yang disampaikan dengan cara yang asyik, mengedepankan solusi, dan tanpa menimbulkan kemarahan dapat menjadi jembatan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close