Habanusantara.net, Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq diminta pilih pejabat yang loyal dan profesional dalam melakukan rotasi dan mutasi pejabat dilingkungan pemerintah Kota Banda Aceh.
“Kita menyarankan kepada Wali Kota agar dalam melakukan rotasi dan mutasi, perlu ditekankan pada tiga aspek utama sebagai syarat kecakapan, loyalitas, dan profesional,” kata Irwansyah, ST, Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh menanggapi soal mutasi pejabat eselon 3 dan 4 yang dilakukan PJ Walikota Banda Aceh beberapa hari lalu kepada habanusantara.net, Minggu (8/1/2023).
Dikatakannya, jika mutasi dan rotasi nanti akan terjadi di level eselon 2. Pejabat yang ditunjuk harus cakap, sehingga bisa bekerja efektif, tanggap pada persoalan, responsif, dan mampu berinovasi.
Terutama, tegas politisi PKS itu, harus loyal, jika pejabat tidak loyal, maka tidak akan mampu bekerja sesuai arahan atasan dan otomatis apa yang menjadi target dari Pj Wali Kota akan sulit tercapai.
“Komisi III siap memberikan atensi dan masukan ataupun saran jika diperlukan oleh Pak Bakri Siddiq sejauh mana kinerja dinas lapangan. Kita siap memberikan input yang dibutuhkan sebagai masukan. Hal itu bisa menjadi bahan pertimbangan juga untuk pak Pj Wali Kota,” tegasnya.
Ia juga mendukung perombakan yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq. Perombakan dinilai dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja dan mencapai visi Pemko Banda Aceh.
“Kita mendukung sikap dan keputusan yang diambil Pak Bakri Siddiq. Ini semata-mata dilakukan untuk penyegaran jabatan,” kata Irwansyah.
Dia menilai bahwa memang diperlukan penyegaran agar jabatan khususnya lebih dari tiga tahun dapat dimutasi. Penyegaran dilakukan untuk menghindari conflict of interest atau konflik kepentingan.
“Jika ada pejabat yang sudah menduduki suatu jabatan yang sama dalam kurun waktu lama, misalnya 5 tahun, maka tentu butuh penyegaran. Selain itu, rotasi dan mutasi ini juga bisa menguji kesiapan para abdi negara untuk siapa ditempatkan dimana saja,” pungkasnya (akb).




















