“Kalaulah hanya berpegang kepada ‘aqidah saja maka kita tidak dapat memahami syariat, thariqat, hakikat dan ma’rifat,” tuturnya.
Abuya juga menjelaskan, bahwa mempelajari agama tidak hanya cukup dengan mengangkat ‘aqidah saja, karena itu belum lengkap untuk dapat memperbaiki nafsu dan wujud nafsu, maka agama bisa cacat,” jelas Abuya Amran Waly.



















