“Kita membenarkan bahwa itu semua adalah dari Allah baik perkataan, perbuatan dan ikrar, tidak boleh kita meragukan perintahNya,” jelas Abuya.
Selanjutnya, Abuya Amran Waly mengatakan, belajar dan mengajar untuk ‘aqidah itu dari Matan Sanusi, hingga Ummul Brahim.



















