Abuya, menjelaskan bahwa belum tentu ‘aqidah seseorang lebih baik dari orang lain karena apa yang dipelajari dan mengajari belum sampai kepada Dusuki.
Kemudian, yang kedua adalah Islam, mengenai perintah dan larangan yang berkaitan dengan hukum Syara’ mulai dari ibadah, mu’amalah, munakahah, jinayah dan lainnya, sebagaimana tertera dalam kitab Fiqh dari Matan Tagrib sampai Tuhfatul Muftaj, sedangkan yang ketiga adalah Ihsan atau Tashawuf dan Keshufian.
Untuk itu, Abuya Amran mengajak masyarakat untuk memahami syariat, thariqat, hakikat dan ma’rifat agar masyarakat bisa berakhlak mulia, serta memegang dengan Allah dalam meniti hidup ini.



















