Lulusan SMK PP Saree, ujar Idha, harus menjadi lulusan siap untuk berwirausaha. Untuk itu ia meminta kepada pihak sekolah agar tak hanya memberikan pola pendidikan ke arah pertanian saja, namun juga memberikan materi terkait enterpreneurship.
“Kementrian Pertanian siap mendukung para lulusan kita menjadi wirausaha bidang pertanian. Uji kompetensi dan sertifikasi sudah dilakukan, nanti para alumni akan memiliki kompetensi atau memiliki branding bagi dirinya sendiri. Nah, itu yang kita dorong, jadi mereka dapat mempromosikan diri sendiri,” kata Idha.
Selain itu, Kementrian Pertanian juga telah mengeluarkan program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). Tujuannya adalah untuk mendorong generasi muda, mahasiswa, dan lulusan sekolah kejuruan untuk menjadi pengusaha muda yang bergerak di sektor pertanian.
“Petani muda sekarang adalah petani melenial, jadi para wisudawan tidak perlu takut, tidak perlu khawatir. Tadi sudah dijejerkan traktor, jadi kita tidak lagi bergulat dengan cangkul maupun lumpur. Semua telah disiapkan dengan mekanisasi,” ujar Idha.
Kemudian, Idha menuturkan momen wisuda bukan hanya momen pelepasan. Namun lebih dari pada itu, wisuda harus menjadi momentum untuk berkiprah langsung di dunia pertanian.













