Idha berharap lulusan ke 50 SMK PP tersebut, dapat selalu kreatif dan berinovasi. Dengan demikian, mereka tidak akan menjadi pengangguran. “Saya lihat adek-adek ini berasal dari seluruh wilayah di Aceh. Tentu saja kita berharap kembali ke daerah masing-masing dan bangun pertanian daerah. Tujuannya adalah menjadikan indonesia sebagai negara lumbung pertanian terbesar.
Kepala Sekolah SMK PP Negeri Saree , Muhammad Amin, mengatakan sekolah yang ia pimpin pada tahun 2019 ini mengwisudakan 161 orang yang telah melalui evaluasi ujian berbasis komputer.
Selain mendapatkan ijazah dari Dinas Pendidikan Aceh, ada 43 orang dari lulusan tersebut berhasil lulus kompetensi nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Pertanian.
Saat ini, kata Muhammad, beberapa perusahaan telah melakukan kerja sama dengan pihaknya untuk menyeleksi alumni sekolah tersebut. Nantinya mereka yang lulus akan bekerja memenuhi kebutuhan tenaga kerja perusahaan. Selain untuk bekerja, para lulusan tersebut juga akan mengikuti program pemagangan di beberapa perusahaan yang telah bekerjasama.
SMK PP Negeri Saree memiliki enam jurusan diantaranya agribisnis tanaman pangan dan hortikultura, agribisnis perkebunan, pemuliaan dan pembenihan tanaman, peternakan dan agribisnis pengolahan hasil pertanian.[]













