Kongres Dihentikan, Tim Penyelamat Sepakbola Aceh Sebut Nazaruddin Dek Gam Layak Jadi Plt Ketua PSSI Aceh

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net — PSSI Pusat akhirnya menghentikan seluruh tahapan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat PSSI Nomor 5656/PGD/582/IX-2026 yang disebut ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi pada Senin (28/9/2026).

Penghentian tahapan kongres itu menjadi respons atas dinamika dan protes sejumlah tokoh sepak bola Aceh terhadap proses pemilihan Ketua PSSI Aceh di bawah kepemimpinan Nazir Adam.

Sebelumnya, sejumlah pihak yang tergabung dalam Tim Penyelamat Sepakbola Aceh menyampaikan aspirasi terkait penyelenggaraan kongres. Upaya komunikasi dengan PSSI Pusat kemudian dilakukan Nazaruddin Dek Gam, anggota Komisi III DPR RI.

Pertemuan tersebut turut difasilitasi Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani. Dari proses itu, PSSI Pusat kemudian mengeluarkan keputusan menghentikan seluruh tahapan kongres.
Pon Yahya mengatakan penghentian tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk melakukan penataan kembali organisasi.

“Pembatalan semua tahapan kongres ini menjadi bagian yang sangat penting untuk perbaikan serta menata kembali organisasi PSSI,” ujar Pon Yahya, didampingi Ketua Harian KONI Aceh Kenedy Husen.
Menurut dia, proses pemilihan Ketua PSSI Aceh selanjutnya perlu berjalan sesuai statuta dan ketentuan organisasi.

Sementara itu, Tim Penyelamat Sepakbola Aceh mengapresiasi keputusan PSSI Pusat tersebut. Mereka berharap penghentian kongres tidak sekadar berujung pada pergantian ketua, tetapi menjadi momentum evaluasi organisasi secara menyeluruh.

“Kami ingin agar proses ulang kongres ini dapat menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PSSI Aceh, bukan cuma memilih ketua baru, tapi menjadi langkah baru dalam memajukan sepak bola Aceh,” kata H. Nasir Gurumud, legenda sepak bola Aceh, bersama Syech Mulyadi, Ketua Harian Persip Pase Aceh Utara.

Presiden Klub Persip Pase, Ade Zulfhadli, berharap PSSI Pusat segera menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Ketua PSSI Aceh untuk melanjutkan proses kongres sesuai statuta.

Ia juga menyebut nama Nazaruddin Dek Gam sebagai salah satu figur yang dinilainya layak dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

“Dek Gam sudah sangat berpengalaman dalam sepak bola, Presiden Klub Persiraja dan juga legislator DPR RI Komisi III,” ujar Ade.

Sebelum keputusan penghentian ini, Komite Pemilihan PSSI Aceh telah menetapkan tiga calon Ketua PSSI Aceh periode 2026–2030, yakni Muslim MS, Darmansyah Putra, dan Nazir Adam. Kongres sebelumnya dijadwalkan berlangsung 3 Oktober 2026.

Dengan keputusan PSSI Pusat tersebut, tahapan pemilihan yang sebelumnya telah berjalan kini dihentikan. Langkah selanjutnya terkait mekanisme penyelenggaraan kembali kongres belum dijelaskan dalam bahan yang tersedia.