Inggris ke 16  Besar, RD Kongo Pulang Kampung

Redaksi3
Pemain Inggris bergembira usai mencetak gol ke gawang RD Kongo. Foto : fifa. com
A-AA+A++

habanusantara.net – The Three Lions atau Tiga Singa, Inggris  mampu bangkit dan mengganas di penghujung laga dan berhasil mencetak dua gol kemenangan, setelah tertinggal 0 – 1 saat pertandingan baru berlangsung tujuh menit lawan RD Kongo di Atlanta Stadium, Rabu (1/7/2026).

Inggris berhasil memenangkan pertandingan atas RD Kongo dengan skor 2 – 1. Dua gol kemenangan tersebut diciptakan sang kapten, Herry Kane menit ke 75 dan 86. Sedangkan gol RD Kongo diciptakan Brian Cipenga menit ke 7.

Pasukan Thomas Tuchel membuktikan diri sebagai yang mampu menjaga reputasinya sebagai tim Eropa yang tangguh dan mumpuni, setelah berhasil melewati momen menegangkan hingga paruh babak kedua, sekaligus melaju ke fase gugur ke dua 16 besar.

Inggris tertinggal sejak menit ke-7, ketika Brian Cipenga membuka skor. Keunggulan RD Kongo bertahan hingga menit ke-75 ketika Harry Kane menyamakan kedudukan.

Tidak lama berselang, kapten Inggris itu kemudian melepaskan tembakan kemenangan brilian dalam sebuah comeback dramatis.

Seperti ditulis di laman fifa.com, hadiah bagi Inggris adalah akan bertemu dengan tuan rumah bersama Meksiko di Meksiko City Stadium pada 6 Juli dalam babak 16 besar.

Inggris belum pernah kalah dalam sembilan pertemuan Piala Dunia melawan tim Afrika dan kembali berhasil mempertahankan rekor itu di Atlanta, meskipun dengan susah payah.

Kongo belum pernah memainkan pertandingan babak gugur Piala Dunia sebelumnya. Hebatnya, mereka memulainya dengan luar biasa lewat gol di tujuh menit awal pertandingan.

Gol internasional pertama bagi Cipenga, yang dihasilkan dari sebuah umpan silang dari kanan disundul oleh Chancel Mbemba ke Cipenga yang berdiri bebas di sisi kiri kotak penalti langsung melepaskan tendagan keras mendatar menerobos gawang Inggris yang dikawal Jordan Pickford.

Inggris membutuhkan waktu untuk mengganas sebelum menciptakan beberapa peluang emas. Kiper RD Kongo, Lionel Mbasi, melakukan penyelamatan gemilang dari dua sundulan Jude Bellingham.

Pergerakan Noni Madueke ke dalam kotak penalti menciptakan peluang tembakan bagi Rashford di tiang jauh, namun Aaron Wan Bissaka berhasil menghalau bola dari garis gawang.

Kemudian, menjelang akhir babak pertama, Mbasi memblokir tendangan voli jarak dekat Kane setelah sepak pojok.

Kongo hampir saja mencetak gol kedua ketika Yoane Wissa membelokkan umpan silang rendah Wan Bissaka ke tiang gawang.

Perubahan pemain sayap yang dilakukan Tuchel jadi awal mula kebangkitan tim. Anthony Gordon sebagai pemain pengganti memberikan umpan silang kepada Kane yang kemudian menyundul bola untuk mencetak gol ke-12-nya di final Piala Dunia.

Herry Kane berhasil membawa Inggris ke 16 besar setelah gol keduanya di laga ini pada penghujung pertarungan, menit ke 86. (Sdm/*).