Habanusantara.net– Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, mengingatkan mahasiswa perantau asal Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, agar menjaga nama baik daerah dan tidak terlibat dalam pelanggaran syariat Islam selama menempuh pendidikan di Banda Aceh.
Pesan itu disampaikan Irwansyah saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Samatiga (IPMS) Cabang Banda Aceh periode 2025–2027 di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh, Ahad, 10 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Irwansyah memberi motivasi kepada mahasiswa asal Samatiga agar tidak merasa minder hidup dan bersaing di ibu kota provinsi. Menurutnya, anak daerah memiliki peluang dan kemampuan yang sama untuk berkembang selama mau bekerja keras, disiplin, dan jujur.
“Kemampuan semua kita sama, baik itu anak putra asal daerah atau anak asli ibukota, tidak ada perbedaan mencolok di antara keduanya, selama kita mau bekerja keras, jujur dan disiplin, maka Insyaallah kualifikasi putra daerah, anak kampung, bisa melebihi dari orang-orang yang hidupnya dari awal di kota,” ujar Irwansyah.
Ia juga meminta para pengurus IPMS memperkuat komunikasi dan pembinaan terhadap mahasiswa perantau asal Samatiga yang berada di Banda Aceh.
Menurut Irwansyah, saat ini Pemerintah Kota Banda Aceh sedang gencar melakukan penertiban terhadap pelanggaran syariat Islam, budaya, dan kearifan lokal. Karena itu, ia berharap mahasiswa asal Samatiga tidak ikut terlibat dalam pelanggaran yang dapat mencoreng nama daerah.
Ia mencontohkan penertiban terhadap perempuan yang masih berada di luar rumah hingga larut malam. Irwansyah berharap mahasiswa-mahasiswi asal Samatiga tidak ikut terjaring dalam razia seperti itu.
Selain mengingatkan soal syariat, Irwansyah juga mengajak mahasiswa perantau menjadikan Banda Aceh sebagai rumah kedua mereka. Ia meminta mahasiswa ikut menjaga kebersihan, ketertiban, dan peduli terhadap kondisi kota.
“Artinya rumah ini harus dijaga. Ketika ada gotong royong, kita ikut. Ketika ada yang kurang, kita rapikan bersama-sama. Karena ini rumah kita,” katanya.
Ia menilai mahasiswa perantau juga memiliki tanggung jawab membantu Pemerintah Kota Banda Aceh dan DPRK Banda Aceh dalam memperbaiki berbagai persoalan yang ada di kota tersebut.
Di akhir sambutannya, Irwansyah membacakan firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 100 tentang keutamaan berhijrah dan merantau di jalan Allah. Menurutnya, merantau untuk menempuh pendidikan maupun mencari rezeki merupakan bagian dari perjuangan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar dan mengembangkan diri.
Pelantikan pengurus IPMS Cabang Banda Aceh tersebut dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda asal Samatiga, Aceh Barat.
Pengurus yang dilantik di antaranya Alma Rifqi Akhyar sebagai Ketua Umum, Muhammad Arif Rahmatullah sebagai Wakil Ketua Umum, Putri Rani Lukusra sebagai Sekretaris Umum, dan Al Mutia sebagai Bendahara Umum.
Pelantikan dilakukan oleh Camat Samatiga, Khairul Diansyah Putra S.STP. Kegiatan itu turut dihadiri Guru Besar USK Prof Muhammad Dirhamsyah, Ketua PB IPMS Afrizal A Rasyid, Kasman, Moharriadi, para tokoh masyarakat, aktivis mahasiswa, pemuda, serta para keuchik di Kecamatan Samatiga.





