Habanusantara.net – Industri hiburan di Tanah Rencong kembali memanas dengan kedatangan Mohderzam, yang diyakini akan membawa nuansa segar ke dalam dunia musik Aceh.
Dengan genre musik yang mencakup pop, melayu, dan unsur etnis, Mohderzam membawa warna yang berbeda untuk para pecinta musik masa kini. Single terbarunya yang berjudul “Payong Hitam,” yang dirilis sejak 2 November 2023, telah menarik perhatian publik dan dapat dinikmati di semua platform musik digital.
Lagu ini adalah karya dari maestro musik Aceh, Yusbi Yusuf, yang telah menjadi favorit selama bertahun-tahun dan semakin populer ketika dinyanyikan oleh Mohderzam. Kini, lagu ini sering dinyanyikan dan diputar oleh banyak pecinta musik Aceh.
Mohderzam, yang merupakan asli dari Aceh Barat, merasa sangat terhormat dan bersyukur atas kesempatan ini.
“Saya benar-benar tidak pernah membayangkan bisa mendapat kesempatan untuk menyanyikan lagu ‘Payong Hitam’ milik Yusbi Yusuf. Ini adalah penghargaan bagi saya, dan saya merasa terhormat atas kepercayaan manajemen untuk membawakan lagu ini,” kata Mohderzam kepada media pada Jumat (03/11/2023) di Banda Aceh.
Sebelum merilis “Payong Hitam,” Mohderzam telah merilis beberapa single lain dalam bahasa Indonesia dan bahasa Aceh. Beberapa lagu, seperti “Lon Bantu Doa,” “Kenangan Kepalsuan,” “Han le Merindu,” dan lainnya, telah populer di platform musik seperti YouTube dan TikTok.
“Sebelumnya, saya telah merilis 15 lagu resmi. ‘Payong Hitam’ adalah lagu ke-16, dan ini adalah kesempatan emas bagi saya. Lagu ini dirilis pada hari yang sama dengan ulang tahun saya, jadi ini adalah hadiah istimewa bagiku,” tambahnya.
Sebelum mencapai kesuksesan di dunia musik, Mohderzam menghadapi banyak tantangan. Lahir di daerah terpencil jauh dari ibu kota provinsi menjadi cobaan berat dalam pengembangan kariernya di dunia musik.
Mohderzam mulai berkompetisi dalam beberapa lomba sebagai langkah awal. Selain dari ajang bernyanyi, ia juga berhasil meraih juara dalam lomba adzan dan tilawah saat tinggal di Suak Raya, Aceh Barat.
“Pada tahun 2018, saya mulai terjun ke dunia tarik suara. Sebelumnya, saya mencoba di dunia olahraga, seperti sepak bola, tetapi belum mencapai hasil maksimal,” kata Mohderzam.
Mohderzam bahkan mengungkapkan pengalaman yang sulit ketika merekam single pertamanya. “Saat itu, saya harus melakukan perjalanan selama 7 jam dari Aceh Barat ke Aceh Besar dalam hujan tanpa mantel hanya untuk merekam lagu,” ceritanya.
Pengalaman tersebut mendorongnya untuk terus berkembang dalam bidang musik. “Saya berharap bisa merilis lebih banyak single terbaik di masa depan. Semua ini untuk membuat kedua orang tua saya bahagia, dan semoga usaha ini akan membuahkan hasil,” ujarnya.
Muhammad Cut Adek dari label Haba Music menyatakan bahwa Mohderzam kini telah bergabung dengan label tersebut.
“Lagu ‘Payong Hitam’ adalah hasil kerjasama dengan Label PAS Record Aceh dan dibantu oleh sejumlah pelaku seni di Aceh,” ungkapnya. Video musik “Payong Hitam” juga dapat disaksikan di kanal YouTube D2X Management.
Penggarapan lagu dan video Mohderzam kali ini berbeda dari sebelumnya. Meskipun masih bermain dalam genre pop nasional, nuansa etnis Aceh tetap terasa kuat. Ini adalah langkah baru bagi Mohderzam, dan video musiknya diproduksi dalam bentuk seri.
Dengan merilis “Payong Hitam,” Mohderzam berhasil menunjukkan bakatnya yang luar biasa dan berkomitmen untuk terus berkembang dalam dunia musik. Link YouTube untuk lagu “Payong Hitam” dapat diakses di https://www.youtube.com/watch?v=h7YXRBdc9C0.[]




















