Habanusantara.net – Sebanyak lima perempuan yang berjasa dan berprestasi di Aceh mendapatkan penghargaan di Puncak peringatan Hari Kartini tahun 2023 di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, selasa (6/6/2023).
Pemberiaan penghormatan dan apresiasi kepada perempuan-perempuan luar biasa ini diserahkan oleh Sekretaris Daerah Aceh, M Jafar, yang mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.
Ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya para perempuan Aceh yang telah menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat setempat. Mereka dinilai memiliki jasa besar dalam keberhasilan dan kemajuan kaum perempuan di Indonesia, khususnya di Aceh.
M Jafar menyampaikan pentingnya menangkap nilai-nilai positif dan semangat perjuangan para perempuan ini. Ia menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai tugas generasi penerus untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita mereka sesuai dengan bidang dan wilayah tugas masing-masing.
“Penghormatan dan penghargaan terhadap perjuangan dari anak bangsa adalah sebuah keharusan. Kemajuan yang dirasakan saat ini oleh kaum perempuan Indonesia tidak terlepas dari upaya gigih para pejuang perempuan Aceh dalam memperjuangkan hak-hak mereka,” ungkap M Jafar.
Ia juga menekankan bahwa kebahagiaan dan kebanggaan para pejuang perempuan ini akan sempurna ketika generasi penerus dapat menghargai kerja keras mereka dan melanjutkan cita-cita serta nilai-nilai perjuangan melalui karya-karya inovatif dan kreatif yang membawa kemajuan bagi kaum perempuan.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia-Maju (OASE-KIM) dengan dukungan pemerintah pusat. Piagam plakat dan uang dalam bentuk tabungan senilai Rp3.000.000 diberikan kepada masing-masing penerima penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi mereka.
Berikut adalah nama-nama perempuan hebat yang menerima penghargaan ini:
1. Salawati – Bidang Pertanian, wakil dari Kota Banda Aceh.
2. Ferawati – Bidang Kesehatan, wakil dari Kabupaten Aceh Besar.
3. Ernawati – Bidang Sosial Budaya, wakil dari Kabupaten Pidie.
4. Wahyuni A. Jalil – Bidang Lingkungan Hidup, wakil dari Kabupaten Pidie Jaya.
5. Rosina – Bidang Pendidikan, wakil dari Kabupaten Aceh Barat.
Penghargaan ini diharapkan akan semakin memotivasi perempuan di Aceh untuk berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain itu, pengakuan terhadap peran perempuan ini juga menjadi langkah penting dalam menciptakan kesetaraan gender dan memperkuat peran mereka dalam pembangunan Aceh yang lebih baik. Diharapkan momentum ini akan menjadi awal dari perubahan positif yang berkelanjutan dan memberikan kesempatan setara bagi perempuan untuk berkembang dan memberikan kontribusi signifikan.[]





