Irwansyah Minta PLTD Lueng Bata Jadi Penyangga Listrik Saat Bencana

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net — Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta PLN mengoptimalkan fungsi PLTD Lueng Bata sebagai penyangga utama pasokan listrik Kota Banda Aceh saat terjadi bencana atau kondisi darurat.

Menurut Irwansyah, pengalaman gangguan listrik pascabencana menjadi pelajaran penting bahwa Banda Aceh membutuhkan sistem kelistrikan yang lebih siap menghadapi kondisi darurat.

Hal itu disampaikan Irwansyah saat menerima kunjungan silaturahmi Manajer PLN UP3 Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar, Husni, bersama jajaran di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026).

Irwansyah mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi akibat robohnya tower interkoneksi di wilayah lain sempat berlangsung cukup lama dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat Banda Aceh.

Padahal, kata dia, Banda Aceh tidak mengalami banjir bandang secara langsung. Namun, gangguan listrik tersebut ikut memperberat kondisi masyarakat yang saat itu juga menghadapi persoalan lain.

“Padamnya listrik di ibu kota dalam durasi yang cukup lama akibat robohnya tower interkoneksi di wilayah lain membawa dampak yang cukup berat bagi warga kota,” kata Irwansyah, Jumat (4/9/2026).

Gangguan listrik, lanjutnya, turut memengaruhi operasional SPBU yang kemudian memicu antrean panjang di sejumlah titik. Distribusi air bersih juga ikut terganggu.

Karena itu, Irwansyah menyarankan PLN menyiagakan pembangkit khusus untuk Banda Aceh sehingga kebutuhan listrik tetap dapat ditopang ketika jaringan utama mengalami gangguan akibat bencana.

“Oleh karena itu, kami berharap fungsi PLTD Lueng Bata dapat dioptimalkan sebagai penyangga utama energi kota masa darurat atau bencana,” ujarnya.

Irwansyah juga mengapresiasi kerja tim PLN Aceh dalam memulihkan pasokan listrik pascabencana. Ia menyampaikan permohonan maaf jika sebelumnya sempat bersikap kritis dan vokal terhadap PLN.

Selain mitigasi bencana, Irwansyah mendorong kolaborasi PLN dengan DPRK untuk membantu warga kurang mampu yang belum memiliki meteran listrik. Warga yang membutuhkan bantuan dapat melapor kepadanya untuk selanjutnya diadvokasi kepada PLN.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Banda Aceh Husni mengapresiasi sambutan Ketua DPRK. Ia berharap PLN dan DPRK dapat terus berkolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik serta kenyamanan bagi masyarakat Kota Banda Aceh.[*]