“Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membantu ketahanan pangan, tetapi juga mendidik narapidana yang telah lolos asesmen, sehingga ketika mereka bebas, terutama warga Asahan, mereka memiliki keterampilan bertani yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup,” ungkap Rianto.
Dia berharap keterampilan yang didapat selama program ini dapat menjadi modal bagi narapidana untuk memulai kehidupan baru dan tidak kembali ke pelanggaran hukum. “Ketika mereka keluar, mereka membawa pengetahuan bertani. Harapan kami, mereka dapat mandiri dan tidak lagi menjadi narapidana. Program ini sangat luar biasa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami mengucapkan terima kasih dan berharap program ini dapat terus berlanjut,” tutupnya.





