Ketentuan itu, kata dia, untuk menjaga marwah kompetisi sesuai kategori usia. Pengecualian hanya diberikan kepada camat, keuchik, serta unsur Muspika seperti Kapolsek dan Danramil yang diperbolehkan tampil meski belum berusia 45 tahun.
Selain itu, panitia juga menerapkan sistem pergantian pemain bebas. Pemain yang sudah ditarik keluar masih diperbolehkan kembali masuk lapangan atas seizin wasit. Seluruh pemain juga diwajibkan mengenakan legging penutup aurat sesuai warna yang disepakati tim.
“Keputusan wasit dan panitia bersifat final dan mengikat. Kami harap semua tim menghormati perangkat pertandingan demi terciptanya kompetisi yang tertib, aman, dan menjunjung tinggi fair play,” pungkasnya. (Sdm).





