News315

Peukan Raya Ramadan Dibuka Besok,120 UMKM Difasilitasi Gratis dan Target Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Pemerintah Kota Banda Aceh menggratiskan 120 tenan bagi pelaku UMKM dalam ajang Pekan Raya Ramadan 1447 Hijriah yang digelar selama 15 hari, mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2026, di kawasan Pasar Aceh lama yang telah direvitalisasi.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan seluruh tenan diberikan tanpa biaya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah yang terdampak berbagai kondisi dalam beberapa waktu terakhir.

“Semua tenan kita fasilitasi secara gratis. Ini bentuk kolaborasi dan keberpihakan kita kepada UMKM agar bisa bangkit dan berkembang,” ujar Illiza dalam konferensi pers, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di bekas lahan Pasar Aceh Shopping Center tersebut menghadirkan beragam sektor usaha, mulai dari kuliner hingga produk kreatif lokal. Dari ratusan pendaftar, panitia melakukan proses kurasi agar jenis usaha yang tampil lebih variatif dan tidak saling tumpang tindih.

Illiza menjelaskan, penyelenggaraan event ini melibatkan kolaborasi multipihak. Bank Pegadaian menjadi sponsor utama untuk Pekan Raya Ramadan, sementara Pekan QRIS didukung oleh Bank Indonesia serta sejumlah perbankan seperti BSI, BTN, dan Bank Aceh.

“Kolaborasi ini penting agar kegiatan berjalan maksimal dan benar-benar memberi dampak ekonomi,” katanya.

Menurut Illiza, event ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM yang sebelumnya terdampak musibah banjir dan longsor di Aceh, serta gangguan pasokan listrik dan energi yang sempat memengaruhi aktivitas usaha mereka.

“Dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan bisa meringankan beban UMKM kita dan menjadi momentum kebangkitan ekonomi mereka,” ujarnya.

Pemerintah kota menargetkan perputaran uang selama pelaksanaan Pekan Raya Ramadan dan Pekan QRIS tahun ini dapat melampaui capaian sebelumnya. Pada kegiatan serupa tahun lalu, transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

“Tahun ini kita optimistis bisa meningkat. Untuk Pekan Raya Ramadan saja, kita prediksikan perputaran uang bisa mencapai sekitar Rp2 miliar, termasuk dari sektor transportasi, bahan baku, dan transaksi langsung di tenan,” kata Illiza.

Ia pun mengajak masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya untuk meramaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan. Ini bukan hanya ajang belanja, tapi juga upaya bersama menggerakkan ekonomi kota,” tutupnya.