Sepanjang perjalanan darat, suasana desa terasa begitu damai. Rumah-rumah penduduk berdiri tidak saling berhimpitan, dikelilingi pekarangan luas dan tanaman kelapa yang menjulang. Di beberapa sisi, sesekali terlihat anak-anak bermain atau warga yang sibuk mengangkat hasil tangkapan laut. Semua berjalan dalam ritme pelan namun penuh kehidupan.
Tiba di area Ujong Eumpee, pemandangan pertama yang menyambut pengunjung adalah perpaduan sempurna antara hamparan rumput hijau, pepohonan pandan laut, dan formasi karang berwarna gelap yang menjulang tegas ke arah lautan. Di sebuah sudut sederhana, terpampang papan kayu bertuliskan “Welcome to Ujong Eumpee”—seolah menjadi salam pembuka bagi siapa pun yang datang untuk mencari ketenangan.
Keunikan utama Ujong Eumpee terletak pada formasi tebing karangnya yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun. Hempasan ombak Samudra Hindia dan terpaan angin tanpa henti menciptakan pola erosi yang menjadikan tebing-tebing itu terlihat artistik dan dramatis. Bagi pecinta fotografi, tempat ini adalah studio alam yang sempurna: liar, luas, dan penuh karakter.




















