“Saya sudah beberapa kali berkunjung dan setiap ke Lhokseumawe saya pasti singgah di masjid ini. Cuma di sini toiletnya kurang bersih sama airnya juga [kurang lancar],” ujarnya, memberikan catatan konstruktif bahwa kemegahan fisik harus didukung oleh kebersihan dan kenyamanan fasilitas dasar.
Terlepas dari catatan kecil tersebut, Masjid Islamic Center Lhokseumawe tetap berdiri sebagai simbol yang tak tertandingi. Ia bukan hanya memperkaya lanskap kota Lhokseumawe, tetapi juga memperkuat akar peradaban Islam di Aceh.




















