Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi, menegaskan bahwa Rumoh Aceh bukan sekadar rumah tradisional, melainkan simbol identitas dan rekam sejarah masyarakat Aceh.
“Arsitektur Rumoh Aceh mencerminkan kecerdasan lokal, kearifan spiritual, serta nilai sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Melalui pameran ini, kita diajak memahami kembali bagaimana rumah tradisional Aceh menjadi simbol kedaulatan budaya sekaligus ruang diturunkannya nilai-nilai kehidupan dari masa ke masa,” ujarnya.




















