Ia mengatakan, kesunyian di puncak membuatnya merasa seperti memiliki waktu dan ruang pribadi untuk kembali mengenali diri sendiri.
“Saat kabut turun, kita seperti berada di tempat yang tak tersentuh manusia. Itu yang membuat saya betah berlama-lama,” tambahnya.
Tidak hanya menghadirkan ketenangan, Puncak Kilonam juga menyimpan pesan ekologis yang kuat. Tempat ini adalah cerminan kekayaan hutan tropis Aceh serta bukti bahwa ruang hijau masih terjaga di daerah pedalaman Pidie. Keasrian kawasan ini juga menjadi habitat bagi satwa liar, termasuk jenis burung endemik yang potensial dikembangkan untuk aktivitas bird watching.




















