Wisata

Mengintip Keindahan Taman Hutan Kota Langsa, Surga Rekreasi Keluarga

×

Mengintip Keindahan Taman Hutan Kota Langsa, Surga Rekreasi Keluarga

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net, Terletak di pesisir timur Aceh, Taman Hutan Kota Langsa hadir sebagai salah satu ruang terbuka hijau (RTH) yang menawarkan keindahan alam dan menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan suasana yang menenangkan, taman ini menjadi pilihan sempurna untuk rekreasi keluarga sembari menikmati udara segar di tengah hiruk pikuk kota.

Taman yang juga dikenal sebagai Hutan Lindung Langsa ini berlokasi di Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, hanya sekitar enam kilometer dari pusat kota.

Akses menuju lokasi sangat mudah, dengan perjalanan nyaman melalui jalan utama. Setibanya di sana, pengunjung disambut oleh gerbang megah yang menjadi pintu masuk utama ke taman ini.

Dengan harga tiket masuk Rp10 ribu per orang, wisatawan dapat menikmati berbagai atraksi di dalam kawasan seluas 48,92 hektare.

Sebagai paru-paru Kota Langsa, taman ini tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga memiliki fungsi ekologis penting untuk membantu mengurangi pemanasan global.

Saat memasuki area taman, sebuah kolam buatan yang luas langsung mencuri perhatian. Di tengah kolam, terdapat jembatan putih yang menghubungkan ke sebuah monumen bercorak khas Aceh.

Banyak pengunjung memanfaatkan lokasi ini untuk berfoto, menikmati senja, atau sekadar duduk santai sambil menikmati suasana tenang. Bagi yang ingin lebih menikmati kolam, tersedia perahu dayung yang dapat disewa untuk berkeliling.

“Kami sering datang ke sini bersama keluarga, terutama saat akhir pekan. Anak-anak suka sekali bermain perahu di kolam,” ujar M Yakop (55), salah seorang pengunjung asal Aceh Timur.

Menurutnya, suasana di taman ini sangat cocok untuk melepas penat sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak tentang keanekaragaman flora dan fauna.

Memasuki bagian dalam taman, pengunjung akan menemukan berbagai satwa yang hidup dalam penangkaran, seperti rusa, elang, buaya, hingga ular.

Selain itu, terdapat lebih dari 300 jenis tanaman yang membuat kawasan ini terasa sejuk dan asri. Bagi anak-anak, pengalaman memberi makan rusa atau kuda menjadi momen yang sangat menyenangkan. Wortel yang dijual seharga Rp2.000 per bungkus menjadi pilihan favorit untuk interaksi ini.

“Hutan Kota ini juga menjadi sarana edukasi yang bermanfaat. Kami sering membawa anak-anak sekolah untuk belajar langsung tentang flora dan fauna,” ungkap Siti Aisyah, seorang guru SD di Langsa.

Ia menambahkan bahwa papan informasi yang terpasang di setiap kandang penangkaran sangat membantu menjelaskan keanekaragaman hayati kepada para siswa.

Selain keindahan alamnya, taman ini juga menawarkan berbagai wahana permainan seperti flying fox, perahu bebek, hingga rumah-rumah pohon dengan desain estetik.

Salah satu spot yang paling digemari adalah jembatan gantung yang melintasi kolam kecil. Tempat ini menjadi favorit pengunjung untuk swafoto atau sekadar menikmati pemandangan dari ketinggian.

Baru-baru ini, taman ini juga menghadirkan wahana baru bernama Funland Holiday. Di sini, pengunjung dapat mencoba berbagai permainan seperti komedi putar safari, ontang-anting, mini coaster dino, dan kereta api yang melintasi area taman. Harga tiket untuk permainan ini sangat terjangkau, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per wahana.

“Kami sengaja menambahkan wahana baru untuk meningkatkan daya tarik taman ini. Setiap pengunjung diwajibkan memiliki kartu tiket dengan saldo minimal Rp15 ribu yang bisa digunakan untuk semua permainan,” jelas Iswantara Adi Nugraha, Direktur Operasional dan Keuangan Taman Hutan Kota Langsa.

enurutnya, keberadaan Funland Holiday memberikan dampak positif bagi pengelolaan taman sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Bagi pecinta fotografi, taman ini juga menyediakan banyak spot menarik. Salah satu yang paling populer adalah monumen Rumah Aceh dengan ornamen khas. Tidak jarang lokasi ini menjadi pilihan pasangan muda untuk melakukan sesi foto prewedding atau after wedding.

Rizki Armanda, seorang fotografer, mengungkapkan bahwa keunikan desain Rumah Aceh menjadi daya tarik utama.

“Lokasi ini sangat cocok untuk tema tradisional. Klien kami sangat menyukai hasil foto di sini karena latar belakangnya yang khas dan natural,” kata Rizki saat ditemui sedang memotret pasangan pengantin baru.

Fasilitas di taman ini pun sangat memadai, mulai dari puluhan balai untuk bersantai, musholla yang tersebar di berbagai sudut, hingga 38 toilet yang bersih dan nyaman.

Bagi yang ingin mengadakan acara, tersedia aula dengan kapasitas hingga 100 orang yang sering digunakan untuk pertemuan atau kegiatan komunitas.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam dan wahana rekreasi, Taman Hutan Kota Langsa juga mendukung perekonomian lokal melalui kantin-kantin yang menjual berbagai makanan ringan hingga hidangan khas Aceh.

Dengan segala keunggulannya, tak heran jika taman ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Langsa.

“Kami berharap Taman Hutan Kota terus berkembang dan menjadi ikon wisata yang membanggakan bagi masyarakat Langsa. Ke depannya, kami juga berencana menambah wahana baru agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan aktivitas,” tutup Iswantara penuh optimisme.***

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Wisata

Bahasa Aceh bukan hanya sarana berbicara, tetapi jiwa kebudayaan yang terus hidup dalam denyut masyarakat Tanah Rencong. Di tengah arus modernisasi, bahasa ini tetap menjadi penanda jati diri yang menghubungkan…

close