Banda AcehWisata

Menelusuri Sejarah dan Keindahan Pinto Khop, Aceh: Tempat Beristirahat Permaisuri Sultan Iskandar Muda

×

Menelusuri Sejarah dan Keindahan Pinto Khop, Aceh: Tempat Beristirahat Permaisuri Sultan Iskandar Muda

Sebarkan artikel ini
Pinto Khop, Aceh, Tempat Beristirahat Permaisuri Sultan Iskandar Muda/(instagram/@storianusa)
Pinto Khop, Aceh, Tempat Beristirahat Permaisuri Sultan Iskandar Muda/(instagram/@storianusa)

HABA Nusantara – Aceh tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, namun juga dengan warisan sejarah dan budayanya yang kaya. Salah satu situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi adalah Pinto Khop.

Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, Pinto Khop merupakan pintu gerbang berbentuk kubah yang memiliki peran penting sebagai penghubung antara Istana dan Taman Putroe Phang.

Kali ini, Haba Nusantara akan mengulas sejarah, fungsi, dan daya tarik dari Pinto Khop, serta mengapa tempat ini patut masuk dalam daftar kunjungan Anda saat berada di Aceh.

Pinto Khop dibangun pada masa kejayaan Kesultanan Aceh di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607-1636).

Fungsi utama dari pintu gerbang ini adalah sebagai penghubung antara Istana dan Taman Putroe Phang, tempat istirahat permaisuri Sultan, Putri Phang.

Taman ini dikenal dengan keindahannya, lengkap dengan kolam mandi bunga yang digunakan oleh permaisuri untuk bersantai dan memanjakan diri.

Setelah lelah berenang, di Pinto Khop inilah para dayang membasuh rambut sang permaisuri.

Tempat ini tidak hanya menjadi tempat beristirahat tetapi juga menjadi pusat kegiatan santai bagi keluarga kerajaan.

Sultan Iskandar Muda bahkan membangun sebuah perpustakaan di area ini, tempat di mana ia dan permaisurinya menghabiskan waktu untuk membaca buku selepas berenang, keramas, dan mandi bunga.

Arsitektur Pinto Khop sangat khas dengan desain kubahnya yang megah dan detail yang menunjukkan kemegahan arsitektur Islam pada masa itu.

Struktur ini juga dikelilingi oleh taman-taman yang indah, memberikan suasana yang tenang dan damai, cocok untuk tempat beristirahat dan bersantai.

Taman Putroe Phang yang terletak tidak jauh dari Pinto Khop juga menambah keindahan tempat ini.

Di taman ini, terdapat Gunongan, sebuah bangunan yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda sebagai simbol cinta untuk permaisurinya.

Gunongan ini adalah salah satu daya tarik utama yang sering dikunjungi oleh wisatawan yang datang ke Aceh.

Selain sebagai situs sejarah yang sarat makna, Pinto Khop menawarkan pengalaman wisata yang unik.

Mengunjungi tempat ini, Anda tidak hanya akan disuguhkan dengan keindahan arsitektur dan pemandangan, tetapi juga dapat merasakan atmosfer kehidupan kerajaan Aceh pada masa lalu.

Tempat ini juga sangat cocok untuk para pecinta sejarah dan budaya, serta mereka yang ingin mengetahui lebih dalam tentang kekayaan warisan Aceh.

Pinto Khop juga sering menjadi tempat bagi berbagai acara budaya dan tradisional, sehingga mengunjunginya bisa memberikan pengalaman yang lebih lengkap tentang kehidupan masyarakat Aceh.

Oleh karena itu, jika Anda berencana berkunjung ke Aceh, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pinto Khop dan merasakan keindahannya secara langsung.

Tempat ini adalah simbol cinta Sultan Iskandar Muda kepada permaisurinya dan menjadi saksi bisu dari kehidupan kerajaan Aceh yang gemilang.

Dengan arsitektur yang menawan dan lingkungan yang damai, Pinto Khop adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin menjelajahi kekayaan sejarah dan budaya Aceh.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: