HeadlineNews

Pentingnya Netralitas: Kodim 0101/KBA Dorong Profesionalisme TNI

×

Pentingnya Netralitas: Kodim 0101/KBA Dorong Profesionalisme TNI

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net, Dalam rangka menjaga profesionalisme Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan menegakkan sikap netralitas dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Kodim 0101/Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Pembinaan Netralitas TNI.

Acara ini berlangsung di Aula Makodim 0101/Kota Banda Aceh, yang terletak di Jalan Sultan Mahmudsyah Nomor 32, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Dihadiri oleh 70 peserta, kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Arh Sugi Hantoro, S.T., M.I.P, yang mewakili Dandim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han).

Dalam tema yang diusung, yaitu “Melalui Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada Kita Wujudkan Profesionalisme TNI dengan Bersikap Netral dalam Penyelengaraan Pemilu dan Pilkada Serta Senantiasa Mendukung Suksesnya Penyelengaraan Pemilu dan Pilkada yang Luber dan Jurdil di Seluruh Wilayah NKRI,” kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai peran TNI dalam pemilu dan pilkada kepada seluruh anggota Kodim 0101/Kota Banda Aceh.

Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Arh Sugi Hantoro yang mewakili Dandim, ditekankan pentingnya pemahaman mengenai pemilu bagi seluruh anggota TNI. Beliau menegaskan bahwa setiap prajurit TNI aktif harus menjaga netralitas dalam setiap tahapan pemilu dan pilkada, sesuai dengan Undang-Undang TNI 2004.

“Dalam Undang-Undang No. 34 Tahun 2004, Pasal 2 menekankan TNI sebagai tentara profesional yang tidak terlibat dalam politik praktis. Oleh karena itu, seluruh anggota TNI diwajibkan untuk bersikap netral dalam Pemilu dan Pilkada yang akan berlangsung pada tahun 2024 ini,” jelasnya.

Dalam penutupan sambutannya, Dandim menekankan kepada seluruh prajurit TNI jajaran Kodim 0101/Kota Banda Aceh untuk menjaga netralitas dalam setiap tahapan pemilu dan pilkada.

Tidak ada satupun anggota yang diperbolehkan terlibat atau bermain dalam politik praktis, sejalan dengan prinsip-prinsip yang telah diamanahkan kepada TNI.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh anggota TNI tentang pentingnya netralitas dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada, serta memastikan profesionalisme TNI dalam mendukung proses demokrasi di Indonesia.[Is]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close