ADVERTORIALDPRKParlementaria

Ketua DPRK Hadiri Pemusnahan Surat Suara Pemilu 2024 oleh KIP Banda Aceh

×

Ketua DPRK Hadiri Pemusnahan Surat Suara Pemilu 2024 oleh KIP Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, saat melakukan pemusnahan surat suara sisa baik maupun rusak oleh KIP Kota Banda Aceh, di depan Gedung ITLC Pemko Banda Aceh, Jalan Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Selasa (13/2/2024). FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, saat melakukan pemusnahan surat suara sisa baik maupun rusak oleh KIP Kota Banda Aceh, di depan Gedung ITLC Pemko Banda Aceh, Jalan Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Selasa (13/2/2024). FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH

Habanusantara.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, turut hadir dalam acara penting pemusnahan surat suara sisa maupun rusak oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh. Sebanyak 1.775 surat suara, termasuk yang digunakan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk DPR RI, dihancurkan dengan cara dibakar.

Acara ini berlangsung di depan Gedung ITLC Pemko Banda Aceh, Jalan Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, pada Selasa (13/2/2024).

Pemusnahan surat suara merupakan bagian dari proses pengelolaan logistik pemilu oleh KIP Banda Aceh. Farid Nyak Umar, bersama dengan pejabat dan anggota DPRK Banda Aceh lainnya, hadir untuk menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan proses tersebut.

Surat suara yang tidak lagi digunakan atau rusak harus dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Dalam acara ini, surat suara yang sudah terkumpul dari berbagai tahapan pemilu dipilah dan kemudian dibakar di bawah pengawasan ketat dari pihak berwenang.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa proses pemusnahan surat suara dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dalam suasana yang transparan,” kata Farid Nyak Umar dalam sambutannya.

Surat suara yang dibakar mencakup berbagai jenis, termasuk surat suara untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), yang merupakan yang terbanyak dimusnahkan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada kemungkinan bagi siapapun untuk memanfaatkan surat suara yang sudah tidak digunakan tersebut untuk kepentingan yang tidak sah.

Proses pemusnahan ini menjadi bagian dari upaya KIP Kota Banda Aceh untuk menjaga integritas dan keabsahan proses pemilu serta memastikan bahwa setiap tahapan pemilu dilaksanakan dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dengan partisipasi dan pengawasan dari berbagai pihak, diharapkan tercipta pemilu yang bersih, jujur, dan transparan bagi warga Kota Banda Aceh.

Selain Farid Nyak Umar, hadir pula dalam acara pemusnahan tersebut unsur Forkopimda Kota Banda Aceh, jajaran KIP, SKPK terkait, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.[Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close