Habanusantara.net, Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK) telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis produk tahun 2023 di Balai Komplek Madani Dusun Lambateung, Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
Dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Dusun Lambateung, Aceh Besar, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan “Sistem Budidaya Ayam Potong Setiap Minggu” (Si Budy Posting) kepada masyarakat setempat. Drh Azhari MSi, Ketua Kegiatan Pengabdian, menyampaikan tujuan dari program ini adalah mencegah stunting serta meningkatkan penghasilan ekonomi keluarga melalui praktik budidaya ayam potong, yang menjadi salah satu solusi dalam pemenuhan gizi keluarga.
“Kegiatan ini mengajak seluruh anggota keluarga untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi salah satu Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) yang dapat digunakan sebagai sumber protein hewani,” ujar Azhari dalam wawancara dengan Bithe.co, Aceh Besar, Sabtu (23/9/2023).
Selama empat minggu pelaksanaan program ini, delapan kepala keluarga yang direkomendasikan oleh pihak Posyandu Lambateung telah menerima bantuan berupa kandang ayam berukuran 2x1x1 meter, bibit ayam potong berkualitas, pakan ayam, vitamin, vaksin, serta pendampingan dari awal hingga proses panen.
Azhari menjelaskan, “Dalam program ini, kami memberikan bibit ayam potong setiap minggu kepada kepala keluarga selama empat minggu berturut-turut. Targetnya adalah memastikan setiap keluarga setidaknya memiliki satu ekor ayam potong untuk konsumsi daging mereka.”
Selain itu, program ini memiliki target lain, yaitu minimal empat ekor ayam potong dapat dijual untuk membeli bibit ayam potong baru dan pakan guna siklus pemeliharaan selanjutnya.
Dengan program Si Budy Posting ini, Azhari berharap bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat membantu meningkatkan ekonomi rakyat dan pemenuhan gizi keluarga. Ia juga berharap program ini dapat diwarisi dan diajarkan kepada keluarga lainnya di Gampong Kajhu, Aceh Besar, sehingga pemenuhan gizi keluarga dapat berlanjut secara mandiri di kalangan masyarakat setempat.
“Kami berharap kegiatan pengabdian ini akan memberikan manfaat positif yang signifikan untuk masyarakat, membantu dalam peningkatan ekonomi keluarga, dan menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting,” pungkasnya.




















