Habanusantara.net – Irwansyah ST, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, desak Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh untuk proaktif dalam menawarkan fasilitas yang sudah selesai di pusat kuliner Peunayong Seuramoe Krueng Aceh kepada pihak ketiga sebagai pengelolanya.
Irwansyah menekankan bahwa pengalaman menunjukkan aset yang dikelola langsung oleh pemerintah seringkali tidak efektif dalam pengelolaannya.
“Pemko Banda Aceh harus proaktif, jemput bola pengelolanya, dan umumkan ke publik,” ujarnya.
Menurut Irwansyah, langkah proaktif ini akan memberikan keuntungan ganda, yaitu mengoptimalkan pengelolaan fasilitas dan menyumbangkan pendapatan ke Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banda Aceh.
Oleh karena itu, Irwansyah mendorong Pemko Banda Aceh untuk menghitung nilai pengelolaannya dengan seksama.
Selain itu, Irwansyah juga mengingatkan bahwa pengelolaan fasilitas tersebut harus dilakukan dengan koordinasi yang baik bersama pihak gampong dan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Banda Aceh.
“Jika pusat kuliner ini sudah berfungsi dengan baik, ini akan menjadi daya tarik wisata terbaru untuk Banda Aceh. Lokasinya berada di tepian Krueng Aceh, sehingga dapat menjadi destinasi yang menarik bagi pengunjung,” katanya.
Irwansyah menegaskan bahwa melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan fasilitas tersebut dapat membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah di Banda Aceh.
“Pemko Banda Aceh dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendukung UMKM lokal dan menciptakan lingkungan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan mendukung pengelolaan yang efektif dan melibatkan pihak ketiga, Irwansyah berharap bahwa pusat kuliner Peunayong Seuramoe Krueng Aceh dapat menjadi salah satu ikon wisata baru yang meningkatkan daya tarik Banda Aceh sebagai destinasi wisata.[Adv]
Berita Terkait lainnya
Habanusantara.net— Semangat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...





