Pengibar bendera Merah Putih, Puan Zahwa Fauri dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Banda Aceh, membawa semangat yang luar biasa. Diiringi oleh Paskibra lainnya, dengan Aryan Alif Pranata sebagai pembentang bendera, Sultan Abdul Aziz Al Husein sebagai penggerak bendera, dan Daffa Al Najib Lubis sebagai Komandan Paskibraka, momen pengibaran bendera menjadi persembahan penuh kebanggaan.
Dengan haru dan khidmat, Merah Putih berkibar gemilang di halaman Kantor Gubernur Aceh. Lagu kebangsaan Indonesia Raya memenuhi udara, menjadi simbol semangat yang tak tergoyahkan.
Panduan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, menghantarkan perasaan syukur bersama. Dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara, upacara dirampungkan dengan sempurna, mengakhiri babak yang memukau.
Usai upacara, suasana penuh hikmat masih menggema. Para tokoh penting Forkopimda Aceh memberikan penghargaan yang istimewa kepada keturunan Pahlawan Aceh. Menghormati jasa-jasa masa penjajahan dan perjuangan kemerdekaan, keturunan Cut Nyak Meutia, Cut Nyak Dhien, dan Laksamana Keumala Hayati menjadi penerima penghargaan yang penuh arti.




















