“Uloen meunjanji akan sabe meuseutia dan kerja dengan hatee ikhlas serta beutoi-beutoi peumenang Partai Aceh (Saya berjanji setia dan bekerja dengan ikhlas untuk memenangkan Partai Aceh),” ujar Mualem yang disambut dengan semangat oleh seluruh pengurus.
Tidak hanya itu, ketegasan Wali Nanggroe dalam sumpah jabatan juga turut menyemangati pengurus yang baru dilantik.
“Uloen meujanji akan sabee taat ateuh peurintah (Saya berjanji patuhi perintah), kebijakan dan peunutoh Partai Aceh, beutrok(kebijakan dan keputusan Terwujud) cita-cita perjuangan bangsa Aceh(cita-cita perjuangan bangsa Aceh). Uloen meunjanji, mat dengan kong banbandum rahasia Partai Aceh, han uloen peugah keuso mantong si umue masa (Saya berjanji memegang rahasia partai dan tidak diberitahukan ke siapapun seumur hidup).”
Sekretaris Panitia Pelaksana Pelantikan, Tarmizi, berbicara tentang tujuan yang mulia di balik pelantikan ini. Bulan Agustus yang penuh makna menjadi pilihan yang tepat untuk merayakan kedamaian Aceh dan memperingati Kemerdekaan RI.
“PA ingin menjadikan spirit perdamaian dan kemerdekaan untuk meraih kemenangan,” katanya penuh semangat.
Tak bisa dipungkiri bahwa PA kini menjadi sebuah rumah besar bagi berbagai kalangan. Pemuda, pengusaha, dan akademisi bersatu padu dalam kesatuan partai yang inklusif dan terbuka.
Dengan semangat yang menyala-nyala, Partai Aceh bersiap mengemban tugas besar untuk membawa masa depan bangsa Aceh menuju cakrawala penuh harapan.




















