Dalam pertemuan itu, anak sulung Ramadani bercerita kalau dia sering diejek teman-temannya sebagai pengemis. Kerap sekali ejekan ini sering membuat gadis kecil itu malu dan menangis.
“Rupanya setiap menangis, dia berdoa minta dibuatkan warung,”ungkap Ismail.
Ismail memastikan kalau dirinya akan terus menggalang bantuan agar impian ini dapat terwujud.
Sejak melihat keluarga ini mengemis menggunakan kursi roda, Ismail sudah terpikir untuk membantu membuatkan usaha.














