Gamis “Bini Orang” Ramai Diburu di Aceh, Tren Lebaran 2026 Agak Laen

Redaksi
Gamis bini orang
Gamis bini orang
A-AA+A++

Habanusantara.net – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana Pasar Aceh mulai dipenuhi warna-warni busana terbaru. Deretan gamis dengan potongan longgar khas Melayu dan sentuhan renda tampak mendominasi etalase toko. Model inilah yang disebut-sebut menjadi tren Lebaran 2026.

Salah satu pedagang busana di Pasar Aceh, Ihsan, mengatakan model yang paling banyak ditanyakan pembeli dikenal dengan istilah “gamis bini orang”. Nama tersebut, menurutnya, mengikuti sebutan dari pusat grosir Tanah Abang, tempat para pedagang mengambil stok pakaian.

“Sekarang yang banyak dicari itu gamis ‘bini orang’. Namanya memang dari Tanah Abang, jadi kami ikut pakai supaya pembeli langsung paham modelnya,” ujar Ihsan, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, gamis ini identik dengan desain simpel namun elegan, potongan longgar, serta detail renda di bagian lengan atau bawah rok. Nuansa Melayu yang kental membuatnya terlihat anggun, sehingga cocok dipakai saat momen Lebaran.

Meski modelnya sedang naik daun, Ihsan mengakui kondisi pembeli tahun ini belum sepenuhnya pulih. Ia melihat masyarakat lebih berhati-hati saat berbelanja dan cenderung membandingkan harga sebelum memutuskan membeli.

“Pembeli tetap ada, cuma memang lebih selektif. Banyak yang tanya-tanya dulu, lihat harga, baru beli,” katanya.

Namun begitu, para pedagang tetap berharap penjualan akan meningkat mendekati hari raya. Biasanya, suasana Pasar Aceh semakin ramai dalam dua pekan terakhir menjelang Idul Fitri, ketika warga mulai serius berburu pakaian baru[Fira]