Habanusantara.net – Harga tomat di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, melonjak drastis dalam dua hari terakhir dari sebelumnya Rp12 ribu per kilogram, kini harga tomat menembus Rp20 ribu per kilogram.
Pedagang bahan dapur di pasar tersebut, Muhammad Nizar, mengatakan kenaikan ini dipicu meningkatkan permintaan untuk Meugang dan Ramadan sementara stok di pasaran terbatas.
“Sekarang tomat Rp20 ribu per kilo. Dua hari lalu masih Rp18 ribu. Sebelumnya lagi sempat Rp12 ribu,” ujar Nizar, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan harga dipicu kurangnya pasokan, sementara permintaan meningkat saat tradisi Meugang seperti ini.
Menurut Nizar, harga tomat masih berpotensi naik jika stok belum kembali normal dan permintaan terus bertambah.
“Di kita stok sedikit, jika besok masih kurang stok kemungkinan bisa naik lagi,” katanya.
Selain tomat, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan harga. Cabai merah dijual Rp40 ribu per kilogram, cabai hijau Rp30 ribu, dan cabai rawit Rp45 ribu per kilogram. Bawang merah berada di angka Rp40 ribu per kilogram, sementara bawang putih Rp35 ribu per kilogram.
Untuk kentang, harga saat ini Rp13 ribu per kilogram, sedangkan mentimun dijual Rp8 ribu per kilogram.
Nizar menyebutkan, sebagian besar pasokan sayur dan bumbu dapur tersebut didatangkan dari Berastagi, Sumatera Utara. Meski stok secara umum masih tersedia, kenaikan harga sudah terjadi di tingkat pemasok.
“Barang dari Berastagi. Stok aman, tapi harga memang sudah naik,” jelasnya.[Fira]





