Habanusantara.Net – Aksi penipuan dengan modus bantuan rumah layak huni mentasnamankan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Salihin kembali mencuat.
Dalam aksi kali ini, sang penipu meminta calon korban untuk mengirimkan uang dengan dalih untuk biaya pembuatan proposal pengajuan penerima bantuan rumah.
“Ia saya diminta biaya Rp 230 pembuatan proposal untuk bantuan rumah layak huni. Saya juga diminta untuk menghubungi seseorang yang bernama Safrizal,”kata warga yang tidak mau disebut namanya, Sabtu (23/8/2025).
Warga tersebut mengaku sempat di hubungi seseorang yang mengaku bernama Safrizal melalui pesam WhatsApp (WA) yang memintanya untuk segera mengirimkan biaya pembuatan proposal secepatnya.
“Saya diminta mengikuti instruksi dari seorang yang mengaku bernama Safrizal untuk segera mengirimkan uang yang diminta tersebut, dia pun menyebut bahwa hari ini hari terakhir,”ujar warga tersebut.
Namun, warga tersebut merasa ragu dan curiga bahwa itu aksi penipuan sehingga dia tidak mau menuruti permintaan penipu tersebut.
Sementara itu, Salihin wakil Ketua DPR Aceh saat di konfirmasi menegaskan. Aksi meminta uang mengatasnamakan bantuan dari dirinya itu adalah penipuan.
“Sebelumnya pun sudah terjadi pencatutan nama saya untuk menipu warga, dan kasus ini sudah saya laporkan ke Polres Bener Meriah pada Juni yang lalu untuk mengusut pelaku yang telah mencatut nama saya,”kata Salihin.
Salihin mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan jangan percaya dengan modus memberikan bantuan namun ujung-ujungnya meminta biaya kepada calon penerima.
“Itu adalah praktek penipuan yang mencatut nama seseorang demi untuk meriah keuntungan pribadi atau kelompok penipu itu. Oleh karena itu apabila ada yang menawarkan bantuan dan meminta biaya jangan di percaya itu jelas penipuan,”tegas Salihin




















