News

PUPR Aceh Barat Tambal 247 Titik Jalan Rusak, Prioritaskan Kenyamanan dan Keselamatan Pengendara

×

PUPR Aceh Barat Tambal 247 Titik Jalan Rusak, Prioritaskan Kenyamanan dan Keselamatan Pengendara

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Salah satu upaya nyata yang saat ini dilakukan adalah perbaikan jalan rusak dan berlubang di berbagai titik melalui metode patching atau penambalan aspal.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, mengungkapkan bahwa hingga awal Juli 2025, pihaknya telah menyelesaikan pekerjaan patching di sebanyak 247 titik jalan yang tersebar di berbagai ruas jalan dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat.

“Sejauh ini, kami sudah melakukan penambalan di 247 titik yang berada di 26 ruas jalan. Tujuannya tidak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melintas, serta mencegah potensi kecelakaan akibat jalan berlubang,” ujar Beni saat ditemui di Meulaboh, Rabu (9/7/2025).

Menurutnya, penanganan kerusakan jalan dengan metode patching ini merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan Dinas PUPR. Namun, pekerjaan tersebut juga bersifat responsif terhadap keluhan atau laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang membahayakan.

“Kegiatan ini memang sudah menjadi bagian dari program rutin kami, tapi kami juga sangat terbuka terhadap laporan dari masyarakat. Jika ada jalan yang rusak atau berlubang, kami harap warga segera menyampaikan kepada kami agar bisa segera ditangani,” ujarnya.

Beni menjelaskan, kondisi jalan yang rusak atau berlubang jika dibiarkan berlarut-larut dapat menimbulkan risiko tinggi, terutama bagi pengendara roda dua. Oleh karena itu, pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap infrastruktur jalan yang secara langsung berdampak pada keselamatan dan mobilitas masyarakat.

“Jalan berlubang bisa berbahaya, apalagi saat malam hari atau musim hujan. Penambalan ini adalah langkah cepat kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Adapun sejumlah ruas jalan yang telah dilakukan penambalan antara lain Jl. Taman Makam Pahlawan, Jl. H. Daud Dariyah, Jl. Blang Pulo, Jl. Singgah Mata, Jl. Blang Pulo II, Jl. Geurutee I, Jl. Seulawah, Jl. Manek Roo, Jl. Bakti Pemuda, Jl. Beringin Jaya, dan Jl. Singgah Mata II.

Selanjutnya, penambalan juga dilakukan di Jl. Syah Kuala/Suak Ribee, Jl. Bungong Jaroe, Jl. Teuku Umar, Jl. Kuta Asan, Jl. Samudra II, Jl. Diponegoro, Jl. Cut Nyak Dien, Jl. Tgk Chik Ditiro, Jl. Pahlawan, Jl. Ujong Karang, Jl. MH. Thamrin, Jl. Musi, Jl. Yos Sudarso, serta beberapa titik di Jalan Nasional yang melintasi wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Beni menambahkan, meskipun sebagian besar titik jalan yang ditambal berada di wilayah perkotaan, pihaknya juga secara bertahap akan menangani kerusakan jalan di wilayah pedesaan, terutama yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi dan menjadi akses utama masyarakat.

“Kami memprioritaskan jalan-jalan yang paling sering digunakan masyarakat. Tapi bukan berarti jalan di pedesaan kami abaikan. Itu semua akan kami jadwalkan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Beni mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melaporkan kondisi infrastruktur jalan di sekitar mereka. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar perbaikan jalan dapat dilakukan secara tepat waktu dan merata.

“Kami mengandalkan informasi dari masyarakat juga. Karena masyarakatlah yang setiap hari melintasi jalan-jalan ini. Jika ada lubang atau kerusakan, tolong sampaikan ke dinas agar kami bisa segera tindak lanjuti,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan bahwa sektor infrastruktur, terutama perbaikan jalan, akan tetap menjadi prioritas utama dalam rangka mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Dengan akses jalan yang lebih baik, berbagai sektor diharapkan dapat tumbuh lebih cepat dan merata.

“Perbaikan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang bagaimana kita membangun konektivitas dan memperlancar roda kehidupan masyarakat,” tutup Beni.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
News

Habanusantara.net – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh, serahkan bantuan untuk korban banjir di Gampong Blang Cut, Meurah Dua, Pidie Jaya. Bantuan yang berasal dari anggota JMSI Aceh dan sejumlah…

close