Habanusantara.net– Tim Syarhil Qur’an Putri Kafilah Aceh memukau penonton saat membawakan tema perundungan di babak penyisihan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-30 yang digelar di Aula MAN 2 Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/9/2024).
Penampilan mereka diwarnai tepuk tangan meriah dari penonton yang hadir.
Tim yang terdiri dari Shafiqah Syafitri sebagai pensyarah, Izzatul Lutfia sebagai qoriah, dan Bunga Nazla sebagai saritilawah sukses tampil dengan penuh energi, mengangkat isu
“Mengeliminasi Perundungan di Kalangan Remaja”. Mereka dengan lugas memaparkan fenomena perundungan yang semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja, menyertakan data serta contoh kasus viral yang pernah terjadi di Indonesia.
Suara lantang dan tegas Shafiqah saat menyampaikan materi berhasil menarik perhatian seluruh penonton.
Penampilannya yang penuh semangat membuat suasana semakin hidup, terutama saat tim ini menyentuh bagian penting dalam pesan yang mereka sampaikan. Tepuk tangan bergemuruh di Aula MAN 2 Samarinda saat Shafiqah selesai berbicara.
Tak hanya itu, lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Izzatul Lutfia dengan suaranya yang merdu semakin menghipnotis penonton.
Saat Bunga Nazla membacakan terjemahan dengan penuh penghayatan, takbir dari penonton menggema memenuhi aula.
Keselarasan antara pembacaan ayat, terjemahan, dan pensyarahan ini menjadikan penampilan mereka tampak sempurna hingga batas waktu maksimal 20 menit yang diberikan Dewan Hakim.
Shafiqah mengungkapkan rasa syukurnya setelah penampilan mereka yang berjalan lancar.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa tampil tanpa kendala, ini pengalaman yang luar biasa,” ujarnya dengan senyum lega usai penampilan.
Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari bimbingan pelatih mereka, H Fakhruddin Lahmuddin.
“Anak-anak tampil luar biasa sesuai harapan, semoga penampilan ini menjadi modal kuat untuk melaju ke babak final,” ucapnya bangga.
Ketua Kafilah Aceh, H Zahrol SAg MA, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan tim Syarhil Qur’an Putri ini.
“Penampilan mereka sangat memuaskan, dan semoga bisa membawa pulang juara untuk Aceh,” katanya optimis.
Selanjutnya, Tim Syarhil Qur’an Putra Kafilah Aceh dijadwalkan akan tampil pada Rabu (11/9/2024) di tempat yang sama dengan nomor urut 32.[Adv]





